MalangPost | Politeknik Universitas Islam Malang Hibahkan Bilik Sterilisasi

Minggu, 07 Juni 2020

  Mengikuti :


Politeknik Universitas Islam Malang Hibahkan Bilik Sterilisasi

Rabu, 01 Apr 2020, Dibaca : 1374 Kali

MALANG - Tepat pada HUT Kota Malang 1 April hari ini, Politeknik Unisma menghibahkan 3 unit Biril (Bilik Sterilisasi) Polisma kepada rumah sakit, masjid dan kampus. Bilik ini dibuat menyikapi mewabahnya pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini, terlebih untuk Kota Malang yang dikategorikan sebagai zona merah wabah Covid-19.


Bilik yang terbuat dari kaca dan alumunium tersebut didesain sedemikian rupa agar daya tahan dan kualitasnya lebih baik dibandingkan bilik sterilisasi lain yang dibuat secara darurat. Sesuai dengan bidang ilmu yang ada di Polisma, bilik ini dirancang serba otomatis dengan teknologi tinggi.
"BIRIL ini menggunakan sistem motor tekanan tinggi, disinfektan akan dipompa untuk dikeluarkan melalui nozzle yang bisa diatur tingkat ketebalan air disinfektannya. Jadi dia keluar dari nozzle bisa langsung pengkabutan seperti embun, halus," kata M Suseno Aji Sari S.T M.T selaku pembuat BIRIL Polisma ini pada Malang Post.


Pria yang akrab dipanggil Seno ini lalu menjelaskan, di setiap unit, alat yang dipakai terbuat dari bahan khusus, sesuai dengan kebutuhan agar lebih maksimal. "Seperti selangnya ini memang kita pakai selang pneumatic berbahan nylon, kelebihannya kalau memakai ini bisa tahan untuk tekanan tinggi," ujar Seno.


Seno menambahkan pembuatan BIRIL relatif lancar dan tidak menemui kendala. Dalam hal bahan disinfektan, Seno juga bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Unisma. Kapasitas tangki disetiap unit bisa memuat 20 liter disinfektan. "Relatif lancar, hanya komponen alat seperti jetpump yang semakin sulit di pasaran. Selebihnya tidak ada masalah. Selain 3 unit ini kita juga ada permintaan lagi yang akan kita wujudkan minggu depan," ungkap Seno.


Sementara itu, Ana Nuril Achadiyah S.T., M.T., Direktur Politeknik Unisma, mengatakan BIRIL Polisma ini tidak hanya dimanfaatkan untuk penanganan saat wabah Covid-19 saat ini saja, namun juga bisa digunakan seterusnya untuk mendukung kegiatan yang membutuhkan tindakan sterilisasi. "Bilik ini semi permanen, bisa digunakan untuk memudahkan kegiatan di rumah sakit, sehingga tidak mubadzir dan diharapkan tetap berkelanjutan manfaatnya," tandasnya.


Ditengah mewabahnya pandemi Covid-19 saat ini, Ana mengatakan Politeknik Unisma akan selalu memberikan sumbangsih kepada masyarakat sesuai dengan disiplin ilmu yang ada di Politeknik Unisma. “Kami berikan sumbangsih yang sesuai dengan passion atau bidang kita. Jadi kita membuat sendiri dengan karya sendiri kemudian kita berikan kepada masyarakat,” tuturnya. (mp3/sir/udi)

Editor : Mahmudi Muchid
Penulis : Redaksi