Malang Post - Polisi Tangkap Bandar Judi Online

Jumat, 03 April 2020

  Mengikuti :


Polisi Tangkap Bandar Judi Online

Kamis, 26 Mar 2020

Tersangka Mulyadi ketika diamankan petugas Reskrim Polsek Singosari beserta barang buktinya.


Diamankan Dalam Warung Kopi saat Merekap Tombokan

MALANG – Unit Reskrim Polsek Singosari membongkar jaringan perjudian online dalam Ops Pekat Semeru 2020. Polisi menangkap Mulyadi, warga Desa Watugede, Kecamatan Singosari, Rabu (25/3). Pekerja swasta ini tertangkap tangan oleh petugas ketika sedang mempraktikkan judi online.
Pria berusia 43 tahun ini, ditangkap di sebuah warung kopi, Rabu (25/3) sore sekitar pukul 17.00 WIB di kawasan Watugede Singosari. Polisi menyita sejumlah barang bukti perjudian online, antara lain uang tunai serta tombokan dari para penjudi. Kapolsek Singosari, AKP Farid Fathoni mengatakan, penangkapan berawal dari laporan masyarakat.
“Berdasarkan laporan warga yang resah dengan adanya perjudian, kami turun melakukan penyelidikan untuk mengecek kebenaran informasi. Ternyata benar, hasil penyelidikan ada praktik perjudian di kawasan Watugede Singosari,” ujar Farid kepada Malang Post, Kamis (26/3).
Kanit Reskrim Polsek Singosari, Iptu Supriyono memimpin langsung penangkapan terhadap Mulyadi. Ketika digerebek, tersangka tertangkap tangan sedang melayani para penompok di warung kopi. Dia sedang asyik merekap nomor tombokan setelah menerima SMS yang masuk ke HP miliknya.
Dalam SMS tersebut, ada nilai jumlah tombokan serta nomor pasangan dari para pejudi. Setelah menerima nomor tombokan dan nomor pasangan, tersangka mengirimkannya secara online ke web togel dengan basis Singapura. Sebelumnya tersangka sudah mengisi saldo deposit di web ini.
Setelah itu, andai nomor pasangan keluar dua angka, dia akan menerima hadiah kelipatan 70 kali. Sedangkan, nomor judi cocok tiga angka akan menerima hadiah kelipatan 350 kali dan 3000 kali untuk cocok empat angka judi. Barang bukti yang diamankan, antara lain uang tunai Rp 400 ribu, 15 lembar rekap nomor judi, satu handphone Asus, satu handphone Samsung, dan pulpen.
“Tersangka dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian, pengembangan terus dilakukan untuk mengungkap jaringan judi online ini,” tutup mantan Kapolsek Pakisaji ini.(fin/agp)

Editor : agung priyo
Penulis : fino

  Berita Lainnya





Loading...