MalangPost - Polisi: Masih Banyak yang Melanggar

Selasa, 11 Agustus 2020

  Mengikuti :

Polisi: Masih Banyak yang Melanggar

Jumat, 22 Mei 2020, Dibaca : 1731 Kali

MALANG - Masih banyak masyarakat yang melakukan pelanggaran aturan PSBB. Terbanyak pengendara motor yang menyalahi aturan di Kota Malang. Sedangkan pemudik masih saja nekat namun disuruh balik.


Berdasarkan data yang dihimpun Malang Post, selama 17 Mei sampai 21 Mei 2020 pukul 12.00 WIB, total pengendara motor yang diperiksa sebanyak 29.065 unit. Dari jumlah tersebut, 1.541 di antaranya disuruh putar balik. Sedangkan mobil yang diperiksa 16.209 unit, 773 di antaranya diminta putar balik. Sementara teguran yang dilayangkan tercatat 615 kali.
Rapor pengamanan dan penindakan PSBB tersebut selalu dalam pantauan Polresta Malang Kota. "Sejak penerapan PSBB, setiap malam kami selalu melakukan anev," kata Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata.

   Baca juga : PSBB di Kabupaten Malang, Warga Keluyuran saat Jam Malam


Menurut Leo, selama empat hari tersebut, masih banyak masyarakat yang melakukan pelanggaran.

"Memang, masih banyak yang melakukan pelanggaran, baik roda dua maupun roda empat. Ada yang tidak menggunakan masker, berboncengan dan lainnya," paparnya.


Sejauh ini lanjut dia, pelanggaran tersebut banyak terjadi di hari Senin (18/5) lalu. Sebab, banyak masyarakat yang masuk ke Kota Malang tanpa membawa surat keterangan maupun ada yang memiliki identitas bukan luar Kota Malang.


Selama tiga hari sebelumnya, Polresta Malang Kota hanya memberikan sanksi berupa teguran terhadap para pelanggar. Namun, memasuki hari keempat, Rabu (20/5), pihak kepolisian mulai menerapkan penindakan.
"Kami mulai lakukan penindakan. Sanksi tilang bagi kendaraan bermotor. Sementara, bagi pertokoan dan lainnya, jika masih melanggar lebih dari tiga kali, kami akan bersurat ke Pemkot Malang, agar dicabut izinnya,” tandasnya.


Di Kabupaten Malang, sebanyak 5.336 kendaraan diperiksa selama empat hari PSBB. Dari total kendaraan tersebut, sejumlah 906, atau sekitar 16 persen kendaraan diperiksa, harus putar balik ke daerah asal karena tidak berasal dari Malang dan sekitarnya. Selian itu tak tidak memiliki kepentingan darurat menuju Malang.


Kasubbag Humas Polres Malang, Iptu Bagus Wijanarko menegaskan bahwa masih ada masyarakat luar Malang yang nekat mendatangi Kabupaten Malang meski sudah ada penetapan PSBB.
Contohnya, di tapal batas check point exit tol Dengkol, Singosari dan check point Lawang, ada 32 kendaraan yang diminta putar balik. Hal ini dilakukan setelah petugas memeriksaa total.


Dari 143 kendaraan yang diperiksa di dua check point selama beberapa jam saja, ada 32 kendaraan yang diminta putar balik. Di check point Dengkol, ada kendaraan dari Sampang yang mengaku akan mudik ke Kota Batu untuk mengunjungi sanak famili. Karena ber-KTP Sampang, kendaraan ini langsung diminta putar balik. Bagus menyebut warga dari Sampang ini adalah satu dari ratusan kendaraan yang diminta putar balik selama PSBB.
Tidak hanya diminta putar balik, mereka pulang dengan surat teguran. (tea/fin/van)  

Editor : Vandri Battu
Penulis : Redaksi