Polda Periksa Oknum Polisi Penabrak 6 Motor | Malang POST

Jumat, 21 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Kamis, 23 Jan 2020,

MALANG - Aiptu Kh, oknum personel Polsek Kedungkandang yang menabrak enam pengendara motor dan satu mobil menggunakan mobil patroli langsung dibawa ke Polda Jatim. Bintara polisi itu menjalani serangkaian pemeriksaan. Apalagi ia sebenarnya sudah dilarang mengendarai mobil dinas.
"Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap pengendara mobil tersebut (Aiptu Kh). Saat ini, yang bersangkutan ada di Polda Jawa Timur," terang Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, Rabu (22/1) .
Dua jenis pemeriksaan harus dijalani oleh Aiptu Kh. Yakni pemeriksaan oleh tim dokter  dan Propam Polda  Jatim. "Masih melakukan pemeriksaan kejiwaan dan kesehatan. Masih ditelusuri," beber perwira polisi dengan tiga melati di pundak ini.
Seperti diberitakan Malang Post sebelumnya, Aiptu Kh menabrak enam pemotor dan satu mobil di Jalan Ki Ageng Gribig. Kejadian Selasa (21/1) itu bak game Grand Theft Auto (GTA).  Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, namun dalam kejadian itu empat pengendara harus mendapat perawatan di RSSA.
Lebih lanjut Leo menjelaskan, dalam pemeriksaan sementara terungkap Aiptu Kh tidak dalam keadaan mabuk maupun terkena penyakit tertentu ketika mengendarai mobil. "Dia tidak mabuk. Kami tidak ingin berandai-andai. Tunggu hasilnya dari polda," lanjutnya.
Selain itu, pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dinas yang digunakan. "Ini juga masih diperiksa di Polda," kata mantan Kapolres Kota Batu ini.
Leo menambahkan, hasil pemeriksaan dari Polda Jawa Timur belum bisa diprediksi kapan akan diketahui. "Kita tunggu dari Polda Jawa Timur saja, ya," ungkap mantan Wakapolrestabes Surabaya itu.
Ia memas tetap beri perhatian terhadap korban kecekalaan.  Leo mengatakan, salah seorang korban yakni Sukadi dijadwalkan menjalani operasi.  ”Mudah-mudahan, untuk korban yang masih dirawat segera diberi kesembuhan seperti sedia kala," harapnya.
Sementara itu, dua korban yang sebelumnya menjalani perawatan RSSA sudah kembali ke rumah. Yakni Aulia Fahda, 19 tahun,  warga JAlan Jagung Suprapto, dan Ardi Kusuma, 18 tahun,  warga Jalan Banyu Anyar. Sedangkan Muchammad Fahmi Fikri, 29 tahun,  warga Kebalen Wetan sampai saat ini masih menjalani perawatan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber terpercaya Malang Post, pada tahun 2015 lalu, Aiptu Kh pernah mengalami kecelakaan dan  memiliki riwayat penyakit tertentu. Sejak saat itu, sebenarnya Aiptu Kh tidak diizinkan mengendarai kendaraan dinas lagi.
Sampai saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus kecelakaan itu. Sementara, untuk pengobatan korban, sepenuhnya ditanggung oleh pihak kepolisian. (tea/van)

Editor : Vandri Battu
Penulis : Stenly Rehardson



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...