PMI Edukasi Masyarakat Melalui Penyuluhan

Sabtu, 30 Mei 2020

  Mengikuti :


PMI Edukasi Masyarakat Melalui Penyuluhan

Selasa, 31 Mar 2020, Dibaca : 528 Kali

MALANG - Palang Merah Indonesia (PMI) Malang ikut andil dalam pencegahan bencana non alam. Di tengah merebaknya virus Covid-19, PMI Kota Malang banjir permintaan untuk melakukan penyemprotan disinfektan setiap hari di seluruh wilayah Kota Malang.


Penyemprotan dilakukan bergiliran di lima kecamatan. Kegiatan pencegahan ini difokuskan di area, sepertirumah ibadah, sekolah, pasar, perkantoran, dan gedung pemerintahan.
“Fokus PMI adalah membantu masyarakat di bidang mitigasi dan mencegah penularan. Penyemprotan disinfektan dilakukan untuk mencegah atau minimal menghambat penularan. Kami berharap kegiatan ini akan banyak diikuti oleh kelompok masyarakat lainnya," kata Kepala Seksi Pelayanan dan Koordinator Operasi Covid 19 PMI Kota Malang, Heri Suwarsono kepada Malang Post.


Dijelaskannya, ide penyemprotan karena melihat jumlah warga yang terpapar Covid-19 terus bertambah. “Harapan kami dengan adanya penyemprotan disinfektan dirumah –rumah warga, tempat ibadah, sekolah, pasar, perkantoran, dan gedung pemerintahan dapat mencegah terpaparnya virus Corona,’’ tambahnya.


Selain penyemprotan disinfektan, PMI juga melakukan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan kesehatan terkait pencegahan virus corona kepada masyarakat.
“Ini sesuai imbauan yang dikeluarkan pemerintah dan organisasi kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO),” katanya.


Untuk pelayanan kegiatan penanganan pasien Covid-19 dalam pelayanan ambulan PMI merujuk pada standar prosedur yang terbaru menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah. Persiapan sebelum panggilan memenuhi, petugas Dispather sebagai komunikasi medis yang bertugas mengumpulkan informasi terkait darurat. Kemudian tugas dispather dirujuk oleh markas PMI sesuai kompetensi tugasnya serta melakukan komunikasi rumah sakit rujukan dan dapat bergabung di posko setempat.
“Untuk spesifikasi ambulans yang dapat digunakan dalam evakuasi medis untuk ODP adalah ambulans standar sedangkan PDB dan kasus positif adalah ambulans khusus penyakit infeksi emergency yang dilengkapi sekat pemisah antara kabin sopir dengan kabin perawat sistem sirkulasi dan ventilasi khusus,” urainya. (mp4/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Agiem Cristian