PKK Ajak Perempuan Cegah Stunting Sejak Dini | Malang Post

Kamis, 12 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Sabtu, 05 Okt 2019, dibaca : 840 , aim, kris

BATU - Problem kesehatan dan lingkungan menjadi fokus utama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Batu. Dalam setiap kegiatan yang digelar, baik tingkat desa dan kota, selalu mengingatkan pentingnya kedua program itu.

Sekretaris TP PKK Kota Batu, Dra. Esty Pudyastuti mengatakan, berbagai kegiatan digelar selama tahun  ini. Dalam setiap kegiatannya tidak terlepas dan mengangkat 10 program pokok PKK.
"Kami selalu melibatkan anggota PKK di 24 desa/kelurahan di Kota Batu. Fokus penekanan yang kami gencarkan untuk Kota Batu adalah kesehatan dan lingkungan," ujar Esty kepada Malang Post, Sabtu (5/10) kemarin.
Ia menerangkan, untuk kesehatan para kader di tingkat kota dan desa mengutamakan sosialisasi dan edukasi bahaya stunting serta pelayanan paliatif.
"Untuk sosialisasi, edukasi, dan pembinaan tentang bahaya stunting kami lakukan ditingkat posyandu. Dengan kegiatan berlangsung setiap minggu di tingkat desa," bebernya.
Dengan pelaksanaan setiap kegiatan Posyandu pembelajaran langsung ditujukan kepada ibu dan balita. Berupa pembejalaran tentang pola asuh anak dan gizi yang diperlukan oleh ibu-ibu dan remaja putri.
Fokus bagi ibu-ibu dan remaja putri ini karena stunting juga tidak lepas dari pernikahan dini. Agar maksimal dalam pelaksanaanya TP PKK bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.
Pihaknya juga menggencarkan program isi piringku. Dalam pelaksanaanya memberikan pembelajaran kepada ibu yang anaknya masuk PAUD dan TK tentang apa yang harus dimakan untuk kesehatan keduanya.
Melalui kegitan tersebut juga diharapkan mampu mengangkat produk lokal. Mengingat saat ini banyak jajanan instan yang tidak baik untuk kesehatan dan pertumbuhan balita.
"Kami juga mengajak kader-kader PKK aktif menjaga lingkungannya dengan meminimalisir penggunaan plastik lingkungan rumah tangga," tandasnya. (eri/aim)



Loading...