MalangPost - Pesona Desa Wisata 2019 Pamerkan Produk Unggulan

Selasa, 14 Juli 2020

  Mengikuti :

Pesona Desa Wisata 2019 Pamerkan Produk Unggulan

Sabtu, 05 Okt 2019, Dibaca : 1191 Kali

MALANG - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang menggelar event Pesona Dewi tahun 2019. Kegiatan itu berlangsung meriah. Diikuti 20 desa wisata dan dua desa wisata rintisan Kabupaten Malang.
Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Dr Made Arya Wedanthara SH,MSi mengatakan event Pesona Dewi 2019 ini merupakan ajang promosi desa wisata di Kabupaten Malang. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata di Kabupaten Malang. Made mengatakan, dalam event ini peserta  dapat menampilkan beragam produk unggulan, kesenian, atau lainnya. "Mereka kami undang semuanya untuk memamerkan unggulan yang dimiliki. Bisa produk, bisa kesenian, atau lainnya," tambahnya.
Kegiatan ini digelar selama tiga hari, hingga Senin (7/10) mendatang.  Sementara itu, Bupati Malang H.M Sanusi yang membuka kegiatan memberikan apresiasi kepada Disparbud yang sudah menggelar Pesona Dewi 2019. Dia berharap.dengan adanya event ini, dapat memberikan dampak positif. Tidak hanya kunjungan wisata yang meningkat, tapi juga berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
Dia menjelaskan, pariwisata dapat memberikan multi efek karena ada perputaran ekonomi. Perputaran itu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terlebih untuk Desa Ngadirejo, Jabung dikatakan Sanusi telah memiliki prestasi, yaitu mendapat predikat IV Pokdarwis se Indonesia. "Prestasi yang diraih oleh Kelompok Sadar Wisata Desa Ngadirejo ini menjadi bukti, bahwa potensi desa wisata di Desa Ngadirejo diakui secara nasional," tambahnya.
Dalam sambutannya, Sanusi menyampaikan rencana pembangunan skytrain dan cablecar, yang akan menghubungkan Kabupaten Malang dan Kota Malang. "Saat ini rencana pembangunan sedang di matangkan. Tapi yang jelas nanti, salah satu. terminal Cablecar akan dibangun di salah satu desa wisata. Dan keberadaannya pun dapat menjadi daya tarik, dan berdampak pada meningkatnya kunjungan wisata," tandasnya.
Sementara itu, dari 22 desa yang berpartisipasi dalam event tersebut, semuanya menampilkan beragam produk unggulan. Desa Wisata Sanankerto, Kecamatan Turen. Di stand desa ini, peserta dipamerkan kerajinan bambudari Boonpring. Selain itu juga ada produk kopi merah dari Jambuwer.
Tapi dari sekian itu, stand Desa Wisata Pujo. Kidul adalah yang paling menarik. Karena di stand ini, peserta menghadirnya dunia terbaik, semua benda yang ada di stand tersebut, semuanya dalam kondisi terbalik. Alhasil banyak pengunjung event ini memilih stand desa Wisata Pujon Kidul sebagai objek maupun background foto. (ira/udi)

Editor : udi
Penulis : ira