Persaingan PKB Memanas | Malang POST

Jumat, 21 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Selasa, 24 Des 2019,

MALANG - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) masih merahasiakan nama calon bupati (Cabup) yang mendapat rekom di Pilkada 2020. Namun tensi persaingan di tubuh partai dengan sembilan bintang ini terkesan  mulai memanas. Bahkan, Ketua DPC PKB H. Ali Ahmad atau Gus Ali menyebut peluangnya lebih tinggi daripada incumbent Drs. H. M. Sanusi (Bupati Malang, red).
Memang, berdasarkan kabar yang diterima Malang Post, ada dua nama kuat yang bakal diusung oleh PKB. Keduanya sama-sama kader terbaik DPC PKB Kabupaten Malang. Yakni incumbent Drs. H. M. Sanusi (Bupati Malang, red) atau H. Ali Ahmad atau Gus Ali (Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, red).
"Rekom sudah ada. Tetapi yang menyampaikan nanti DPP. Siapa? Tunggu informasi dari DPP saja. Kemungkinan akan diumumkan pada akhir tahun ini," terang Gus Ali, kepada Malang Post, Senin (23/12).
Apakah rekom dari DPP tersebut untuk Ketua DPC PKB Kabupaten Malang?. Gus Ali, hanya tertawa. "Masih belum (berpikir, red) sampai arah sana. Kita tunggu dulu," ujarnya.
Bagaimana kalau yang mendapat rekom adalah Sanusi?. Gus Ali, mengaku masih sulit memberikan jawaban. Sebab juga belum ada informasi apapun dari DPP yang dapat disampaikan kepad publik.
"Tetapi pastinya bahwa yang mendapat rekom nantinya adalah kader terbaik PKB di Kabupaten Malang," tuturnya.
Disinggung untuk peluang Sanusi, dengan kader PKB lainnya. Gus Ali, mengatakan bahwa semua kader memiliki peluang yang sama. Termasuk juga dengan Sanusi, sebagai incumbent dari PKB juga memiliki peluang untuk mendapat rekom lagi dari DPP PKB.
"Incumbent memang memiliki peluang lebih tinggi (dari kader lainnya, red). Tetapi Ketua DPC (PKB Kabupaten Malang, red) jauh lebih tinggi," ungkapnya sembari tertawa.
Lantas, apakah calon yang nantinya diusung sepaket. Yakni Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup). Dikatakannya bahwa ada beberapa alternatif untuk calon yang diusung. Bisa plan a dan plan b. Tergantung hasil koalisi dengan partai politik (Parpol) lainnya.
"PKB pastinya harus banyak koalisi dan membuka koordinasi dengan Parpol lain. Meskipun dengan 12 kursi sudah bisa mengusung calon sendiri. Tetapi dalam Pilkada 2020 nanti, modal calonnya bukan berdasarkan usulan, melainkan atas penilaian," urainya.
Bagaimana untuk target?. Gus Ali mengatakan bahwa target pastinya kemenangan. Karena PKB memiliki kursi sama dengan PDI Perjuangan di DPRD Kabupaten Malang. Selain itu, juga memiliki incumbent yang bisa dioptimalkan untuk menarik suara.
"Karena berbicara target kemenangan, PKB kan memiliki incumbent yang bisa membantu untuk mendapatkan dukungan banyak suara," paparnya.
Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Malang, KH. Hamim Kholili, dikonfirmasi mengatakan bahwa Pilkada 2020, DPC PKB Kabupaten Malang memang tidak membuka pendaftaran. Alasannya karena Kabupaten Malang, memiliki banyak kader terbaik. Sehingga penilaiannya langsung oleh Desk Pilkada DPW Jawa Timur.
Namun demikian, ketika disinggung dua nama kader yang ada, yakni Sanusi dan Ali Ahmad, semuanya diakui sama-sama memiliki peluang. Ali Ahmad memiliki peluang karena sebagai Ketua DPC PKB, sedangkan Sanusi juga memiliki peluang bagus lantaran sebagai incumbent.
"Kalau Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, kabarnya tidak bersedia. Tetapi ketika mendapat rekom harus siap. Perintah partai tidak ada yang bisa menolak," tandas Gus Hamim, sapaan akrabnya.
Sanusi Minta Tunggu DPP
Mengerucutnya nama calon bupati yang akan diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam pemilihan Bupati dan  Wakil Bupati Malang tahun 2020 mendatang, ditanggapi dingin oleh H. M. Sanusi. Pria yang kini menjabat sebagai Bupati Malang ini tidak mau memberikan komentar banyak, terkait informasi tersebut.
“Tunggu saja,’’  katanya.
Namun demikian, dia mengaku memiliki peluang itu. Sebagai kader di PKB, Sanusi mengatakan memiliki peluang untuk dicalonkan. Sama dengan kader lainnya.
“Makanya saya tidak mau mendahului kerso. Lebih baik menunggu. Apalagi sekarang rekomendasi masih diproses,’’ katanya.
Ditanya tentang komunikasi dengan PKB? Sanusi menjawab normal. Dia mengatakan, tidak ada kendala soal komunikasi. Baik itu di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Dewan Pimpinan  Wilayah (DPW) maupun Dewan Pimpinan Pusat (DPP).  
“Komunikasi normal-normal saja. Ya seperti itu, tapi ya itu, tunggu saja,’’ katanya.
Saat itu dikatakan dia, belum waktunya untuk menyebutkan nama calon. Itu karena rekomendasi dari DPP PKB belum turun.
“Kalau rekomendasi turun, nanti langsung deklarasi. Siapa pun calonnya nanti langsung deklarasi,’’ tambah mantan Ketua DPC PKB Kabupaten Malang ini.
Ditanya apakah Ketua DPC PKB H. Ali Ahmad memiliki peluang untuk dicalonkan? Sanusi mengatakan semuanya memiliki peluang  yang sama.
“Prinsipnya adalah rekomendasi dari DPP. Jadi sebelum DPP mengeluarkan rekom, ya belum tahu,’’ urai mantan Ketua Fraksi PKB ini.
Sanusi sendiri tidak menampik, jika ada beberapa partai menghubungi dirinya. Tapi begitu, sejauh ini sebatas melakukan pendekatan politik.
Ditanya peluang dicalonkan oleh partai lain? Sanusi kembali menegaskan agar menunggu. “Nanti ya. Kalau sudah waktunya, pasti nanti diberitahu,’’ tandas Sanusi.(agp/ira/ary)

Editor : Bagus
Penulis : Agung



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...