Malang Post - Peringatan HUT ke-12 Anak Kolong, Kader Harus Berpikir Terbuka

Rabu, 01 April 2020

  Mengikuti :


Peringatan HUT ke-12 Anak Kolong, Kader Harus Berpikir Terbuka

Sabtu, 22 Feb 2020

BATU - Era baru atau era teknologi digitalĀ  menjadi tantangan bagi semua elemen masyarakat di Indonesia. Tantangan itu juga berlaku untuk anggota organisasi Anak Kolong Indonesia diusianya ke-12.
Hal itu diungkapkan Ketua Panitia, KRAT Kresna Soesamto JA.l dalam HUT Anak Kolong Indonesia di Gedung Graha Pancasila Balai Kota Among Tani Pemkot Batu, Jumat (21/2) malam .

"Teknologi jadi bahaya sekaligus peluang bagi anak-anak muda yang tergabung dalam organisasi putra-putri dan anak cucu para pejuang kemerdekaan. Karena itu para genarasi milenial yang tergabung dalam Anak Kolong Indonesia harus berpikir terbuka dan mau belajar ilmu pengetahuan," ujar Kresna.


Dengan berpikir terbuka dan adaptif terhadap pengetahuan dan teknologi, lanjut dia, akan menciptakan kader-kader Anak Kolong Indonesia yang mampu menghadapi zaman ini. Selain itu dengan terbuka, Anak Kolong bisa mandiri.

"Tak hanya terbuka dengan pengetahuan. Kami juga ikut melestarikan benda cagar budaya. Karena warisan budaya merupakan benteng dan simbol dari peradaban bangsa Indonesia untuk menjaga kesatuan NKRI," bebernya.


Kegiatan juga dihadiri Wali Kota Batu, Dra. Dewanti Rumpoko M.Si, Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Zainuddin, Kapolres Batu, AKBP Harviadhi Agung Prathama SIK MIK, Wawali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, Tinton Soeprapto, Ketua Anak Kolong Indonesia, Didik Rusdianto dan ratusan anggota Anak Kolong Indonesia
Kegiatan juga meriah karena banyaknya Anak Kolong dan undangan hadir. Acara juga dimeriahkan dengan drama kolosal. (eri/feb)

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Kerisdiyanto

  Berita Lainnya





Loading...