Peringatan HKSN dan HDI, Pemkab Beri Bantuan Peralatan Disabilitas | Malang Post

Jumat, 24 Januari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Kamis, 12 Des 2019,

MALANG - Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) dan Hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2019, Rabu (11/12) kemarin, dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Malang dengan menyampaikan bantuan.
Melalui  Dinas Sosial (Dinsos), Pemkab Malang memberikan bantuan uang dan peralatan.  Diantaranya,  kursi roda, alat bantu dengar, mesin jahit portable, krek, tongkat elbow, tongkat empat kaki dan beberapa peralatan lainnya.
Secara simbolis bantuan tersebut diberikan Bupati Malang H.M Sanusi di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jalan Agus Salim, Kota Malang. Dia berharap seluruh bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh semua penerima.
Peringatan HKSN dan HDI itu dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto, Kajari Kepanjen Abdul Qohar AF.SH.MH, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaida Sanusi dan sejumlah Kepala OPD.
Dalam sambutannya, Sanusi mengatakan Petingatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasiomal perlu diperingati secara berkelanjutan. Karena kesetiakawanan memiliki nilai dasar yang menjadi jati diri bangsa Indonesia. Menurutnya, kesetiakawanan adalah bentuk refleksi  budaya dan kearifan nasional.
"Kesetiakawanan sosial terwujud dalam bentuk pikiran, sikap, dan tindakan saling peduli dan berbagi yang dilandasi oleh kerelaan, kesetiaan, kebersamaan, toleransi, dan kesetaraan guna meningkatkan harkat, martabat, dan harga diri setiap warga negara Indonesia," ungkapnya.
Dia menekankan kepada seluruh aparatur dan masyarakat Kabupaten Malang untuk  menghilangkan kata keakuan. Kata keakuam tersebut, kata Sanusi, justru dapat memberikan dampak kesenjangan yang dapat memecah belah bangsa.
Pada kesempatan ini bersamaan diperingati Hari Disabilitas Internasional. Momentum. Peringatan HDI  ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk upaya Pemerintah dalam memotivasi masyarakat mewujudkan kesejahteraan dan pemenuhan hak-hak penyandang Disabilitas.
Kegiatan tersebut juga sebagai salah satu bentuk kepedulian. Karenanya, pemerintah harus hadir untuk memenuhi dan melindungi hak-hak kaum disabilitas sebagai warga negara.
Sementara itu, Kepala Dinsos Kabupaten Malang, H Nurhasyim SH, MSi mengatakan jika event itu digelar dengan tujuan menumbuh kembangkan dan melestarikan nilai-nilai kesetiakawanan sosial dan kegotong royongan, serta empati terhadap sesama sebagai gerakan peduli dan aksi sosial masyarakat kabupaten Malang.
Selain itu kegiatan tersebut juga untuk mewujudkan penghormatan serta memberikan layanan dan perlindungan terhadap pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas yang lebih berkualitas, adil, sejahtera, mandiri dan bermartabat.
Pada kesempatan itu, Nurhasyim melaporkan, bahwa 2019 bantuan sosial yang digelontorkan kepada masyarakat nilainya mencapai Rp 473.704.860.000. Bantuan itu datang dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi termasuk pemkab Malang.
"Bantuan sosial yang diberikan tidak hanya dari Dinas Sosial. Tapi juga dari beberapa instansi,seperti Bagian Kesra, Dinas PU Bina Marga, Baznas, Bank Jatim, Bank BNI, Perumda Tirta Kanjuruhan dan lain sebagainya. (ira/udi)

Editor : Mahmudi
Penulis : Ravika





LOWONGAN KERJA

Loker

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...