Malang Post - Penyelesaian Exit Tol Madyopuro Molor Lagi

Senin, 06 April 2020

  Mengikuti :


Penyelesaian Exit Tol Madyopuro Molor Lagi

Selasa, 21 Jan 2020

MALANG - Penyelesaian exit tol Pandaan-Malang di Madyopuro tampaknya bakal molor lagi. Pasalnya salah satu penghambatnya 12 tiang listrik yang belum bisa dipindah atau digeser hingga akhir bulan ini. Padahal PT Jasa Marga berharap tiang-tiang listrik itu sudah dapat dipindahkan sebelum akhir Januari ini.
 “Kami meminta dukungan untuk mempercepat relokasi pemindahan tiang PLN. Terutama yang ada di sisi tol ke arah selatan (arah Kepanjen,red). Karena memang kalau tidak dipindah, teman-teman dilapangan tidak bisa bekerja,” kata Kepala Direktur Teknik PT Jasa Marga tol Pandaan–Malang Siswanto, Selasa (21/1) , usai melakukan pertemuan dengan PLN Area Malang.
Ia menjelaskan, terdapat 3 tiang listrik plus 5 tiang PJU (Penerangan Jalan Umum) di kawasan selatan mulut exit tol, kemudian 8 tiang PLN lainnya di area arah Surabaya dari exit tol Madyopuro yang dianggap menggangu kerja tim lapangan.
Ia menyadari ada pula satu bangunan di area Exit Tol Pandaan-Malang yang hingga saat ini belum juga terbebaskan dan masih menunggu penyelesaian. Untuk itu PT Jasa Marga juga meminta bantuan Badan Pertanahan Nasional Kota Malang agar mempercepat proses.
“Pada prinsipnya kami meminta bantuan semua pihak yang untuk mempercepat proses. Karena seharusnya exit Tol Pandaan-Malang Madyopuro ini selesai akhir tahun lalu. Kami benar-benar meminta kerjasama banyak pihak,” tegasnya.
Sementara itu Supervisor Pemeliharaan PLN Malang Achmad Suaidi mengatakan, pihaknya sudah memetakan dan mulai mengerjakan pemindahan tiang yang dianggap menghambat kerja Jasa Marga menyelesaikan exit tol Pandaan-Malang di Madyopuro tersebut.
Menurutnya terdapat sekitar 25 tiang milik PLN yang terdampak penyelesaian exit tol Pandaan-Malang. Akan tetapi hanya 12 yang diperlukan pergeseran sehingga membutuhkan waktu lebih banyak dari yang lainnya.
“Memang yang 12 benar-benar harus digeser sekitar 6 meter dari daerah yang ditentukan Jasa Marga. Selain 12 ini hanya tinggal memindahkan kabel-kabel saja,” papar Achmad.
Ia meneruskan, kendala memindahkan 12 tiang tadi menurut PLN adalah adanya bangunan yang masih belum terbebaskan di jalur terdampak. Bangunan tersebut tersambung dengan jaringan PLN yang hendak dipindahkan.
Selama bangunan belum dibebaskan maka jaringan kabel pada tiang PLN tidak bisa dipindah menyeluruh. Jika dipaksakan bisa mengakibatkan jaringan yang terputus.
“Untuk memindahkan 12 tiang ini juga kita harus membongkar jaringan tanpa memutus aliran listrik. Maka dari itu juga butuh waktu,” tandasnya.
Dijelaskannya PLN membutuhkan waktu paling lambat hingga pertengahan Februari untuk menyelesaikan pemindahan sesuai keinginan PT Jasa Marga. Kalkulasi waktu ini belum termasuk gangguan diluar rencana seperti cuaca atau protes dari masyrakat sekitar yang bisa saja muncul. (ica/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Francisca Angelina

  Berita Lainnya





Loading...