MalangPost | Penutupan Mall di Kota Malang Diperpanjang

Minggu, 07 Juni 2020

  Mengikuti :


Penutupan Mall di Kota Malang Diperpanjang

Kamis, 09 Apr 2020, Dibaca : 8763 Kali

MALANG - Pembatasan dan penutupan operasional mall di Kota Malang untuk menghindari kerumunan massa kembali diperpanjang. Jika sebelumnya dibatasi hingga 7 April, dipastikan dilanjutkan hingga 21 April 2020 mendatang.


Kebijakan itu diatur dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Malang Nomor 10 tahun 2020. SE ini merupakan penyempurnaan SE sebelumnya, No 7 dan No 9 tahun 2020.
"Awalnya hanya sampai 7 April 2020. Tapi karena keadaannya masih seperti ini kita perpanjang 14 hari menjadi 21 April 2020. Nanti akan ada evaluasi lagi,” jelas Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji.


Keputusan tersebut berdasarkan jumlah ODR (Orang Dalam Resiko) dan ODP (Orang Dalam Pemantauan) hingga PDP (Pasien Dalam Pengawasan) cenderung bertambah. Selain itu per 8 April 2020 lalu,  pasien positif Covid-19 di kota pendidikan ini sebanyak empat orang.
“Sebernarnya garda terdepan juga ada di masyarakat. Garda terdepan mencegah dan memutus rantai penyebaran virus. Maka itu kami memutuskan untuk tetap dalam status daruat Covid-19,” jelasnya.
Untuk diketahui, SE Wali Kota Malang Nomor 10 Tahun 2020 ini berisi tentang kesiapsiagaan dunia usaha dalam menghadapi Covid-19. Di antaranya mengimbau tempat perbelanjaan, swalayan dan toko modern, rumah makan, restoran, cafe dan PKL buka mulai pukul 07.00-20.00 WIB. Hal serupa juga berlaku bagi konter handphone, rental mobil, toko elektronik dan toko bangunan.


Sedangkan bioskop, tempat wisata, tempat hiburan malam, fitnes center, warnet serta jenis usaha lainnya ditutup sejak berlakunya surat edaran ini sampai 21 April 2020. Untuk apotek, stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) dan usaha fasilitas kesehatan yang lain tetap buka seperti biasa.
Isi surat edaran tersebut masih mengatur tempat yang melayani makan dan minum hanya boleh dengan cara pesan antar. Apabila terjadi antrean, maka diperbolehkan untuk mengantre dalam jarak satu meter. (ica/van)

Editor : Vandri Battu
Penulis : Francisca Angelina