Pengedar Sabu Setengah Kilogram Diringkus

Selasa, 22 Oktober 2019

  Follow Us

Selasa, 08 Okt 2019, dibaca : 867 , halim, fino

MALANG – Satresnarkoba Polres Makota membuktikan tekadnya membasmi peredaran narkotika sampai ke akar-akarnya. Setelah mengungkap kasus penangkapan sabu dari kawasan Jalan Ahmad Yani, Blimbing Kota Malang, polisi narkoba Makota mengembangkan petunjuk hingga menuju Kota Batu.
Dari pengembangan ini, polisi membekuk Acep Wahyudin, 28, warga, Kecamatan Batu Kota Batu. “Dari pengembangan penangkapan kasus narkotika di Kota Malang kami melacak adanya pengedar di kawasan Kota Batu,” ujar AKBP Dony Alexander Kapolres Makota, dalam rilis.
Penangkapan terhadap Acep, berawal dari keterangan tersangka yang sudah mendekam di sel tahanan Polres Makota. Setelah menerima informasi, polisi narkoba mendatangi kediaman Acep di kawasan Kecamatan Batu Kota Batu pada 13 September 2019. Polisi narkoba membekuknya dengan barang bukti yang cukup banyak.
Saat ditangkap, dia mengantongi 324 gram narkoba jenis metamfetamin. Setelah ditangkap, Acep langsung digelandang ke Polres Makota untuk menjalani pemeriksaan. Hasilnya, dia mengakui perbuatannya mengedarkan narkotika. Dony mengungkapkan, tersangka dikenai pasal 114 ayat 1 junto pasal 112 ayat 2 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. “Ancaman hukumannya minimal 5 tahun penjara,” tandas Dony. Sementara itu, di hadapan Kapolres Makota, Acep mengaku bahwa dia adalah tenaga harian lepas alias serabutan di Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu. Dia mengaku menerima barang tersebut dari seseorang yang kini menjadi Daftar Pencarian Orang Polres Makota.
“Saya keseharian sebelum tertangkap adalah tenaga harian lepas di Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu. Saya dapat barang 500 gram ini, kalau berhasil menjual, dapat keuntungan Rp 3 juta,” ujar Acep. Pria ini sudah berhasil mengedarkan 176 gram kepada dua orang lain. Namun, belum narkoba sempat terjual semua, dia dibekuk Satresnarkoba Polres Makota.(fin/lim)



Minggu, 20 Okt 2019

Hasil Mencopet untuk Beli Sabu

Loading...