MalangPost - Penerapan Pancasila Harus Dilakukan Setiap Hari

Senin, 06 Juli 2020

  Mengikuti :


Penerapan Pancasila Harus Dilakukan Setiap Hari

Selasa, 01 Okt 2019, Dibaca : 729 Kali

MALANG – Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Selasa (1/10) , digelar di halaman Balai Kota Malang. Wali Kota Malang, Sutiaji sebagai inspektur upacara mengajak generasi milenial untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari.
“Nilai-nilai Pancasila harus dijunjung tinggi. Semangat nasionalisme di dalam diri para milenial harus kembali dipupuk. Sebab, banyak anak muda yang sudah mulai melupakan nilai-nilai kesejarahan yang diperjuangkan oleh para pejuang masa lalu,” terang dia setelah selesai apel.
Lebih lanjut, pria berkacamata itu mengungkapkan, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila mampu menyatukan berbagai keanekaragaman Indonesia. Mulai dari Bahasa, suku, percayaan dan lainnya. “Hal tersebut tentunya menjadi sesuatu yang sangat berharga. Bagaimana Pancasila itu bisa menyatukan semuanya dari suku, bahasa, kepercayaan dan saling menghargai dengan yang lainnya,” kata dia.
Sutiaji melanjutkan, kelima sila yang ada menjadi seusatu yang sangat berharga untuk dibumikan. Sebab, semuanya saling berkaitan dan tidak bisa berdiri sendiri. Mulai dari sila pertama, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa hingga sila kelima, yakni Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Dia menguraikan, jika seseorang memiliki nilai-nilai keagamaan saja, maka tidak aka nada artinya. Harus diimbangi dengan sosial kemanusiaan, menjaga persatuan menuju kemakmuran bagsa.
“Kita menyembah Tuhan, tapi juga harus diimplementasikan dengan semuanya. Dibingkai dalam sebuah kebhinekaan dan prosesnya melalui demokrasi. Untuk itu, makna Kesaktian Pancasila harus benar-benar dijunjung tinggi dan diimplikasikan di dalam kehidupan sehari-hari,” lanjut dia.
Untuk memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila yang ada, pendidikan karakter bagi generasi penerus bangsa harus dikuatkan. Tidak hanya dari nilai afketif saja, namun juga melalui psikomotorik anak, perilaku hingga kesehatan.
"Ini yang terus-menerus harus kita kuatkan. Melalui pendidikan karakter yang sudah benar-benar diimplementasikan, yang menjadi komitmen untuk semua. Tidak hanya kemampuan afektif dengan mengandalkan otak. Ada psikomotorik, perilaku dan kesehatannya agar karakter bangsa lebih kuat," pungkas dia.(tea/aim)

Editor : aim
Penulis : amanda