MalangPost | Pemerintah Kabupaten Malang Mulai Pantau Pendatang di Perbatasan

Minggu, 07 Juni 2020

  Mengikuti :


Pemerintah Kabupaten Malang Mulai Pantau Pendatang di Perbatasan

Jumat, 10 Apr 2020, Dibaca : 2745 Kali

MALANG - Pemerintah Kabupaten Malang mulai melakukan screening kepada para pendatang. Jumat (10/4), screening dilakukan di posko penanganan Covid -19 di perbatasan Lawang -Pasuruan. Petugas terdiri dari anggota TNI/Polri, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan pegawai Kecamatan melakukan screening kepada para pendatang yang masuk Kabupaten Malang.

“Screening ini untuk semua orang. Mulai dari penumpang kendaraan umum, maupun kendaraan pribadi, semuanya discreening, “ kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang drg Arbani Mukti Wibowo.

 

Dikonfirmasi Malang Post, Arbani mengatakan menggunakan halaman warung bakpao telo sebagai posko penanganan Covid -19 untuk kegiatan screening. “Jadi petugas dari kepolisian dan TNI  serta Dishub yang ada di garda depan, untuk kemudian mengarahkan kendaraan ke halaman bakpao telo. Jika itu penumpang kendaraan umum, tenaga dari Dinas Kesehatan langsung mengukur suhu tubuh, sembari menanyakan nama, riwayat perjalanan dan tujuan,” katanya.

 

Mantan ditektur RSUD Lawang inipun mengatakan jika menemukan penumpang atau pengendara kendaraan dengan suhu tunuh lebih dari 37.5 langsung diminta turun untuk kemudian mengisi kartu tanda kesehatan.

“Kartu tanda kesehatan yang diisi ada dua lembar. Satu dibawa oleh yang bersangkutan, satu lagi ditinggal. Itu dibutuhkan sebagai alat pantau kami, karena mereka dengan suhu tubuh tersebut akan dipantau secara ketat,” ungkapnya.

 

Namun demikian, di hari pertama screening dilakukan, tidak ada penumpang atau pengendara yang memiliki suhu tubuh di atas 37.5 derajat celsius.

Arbani juga menyebutkan screening ini tidak hanya dilakukan di perbatasan Kabupaten Malang dan Pasuruan. Tapi juga digelar di tiga perbatasan lainnya. Yaitu kdi perbatasan Kabupaten Malang dengan Kediri, perbatasan Kabupaten Malang dengan Lumajang dan perbatasan Kabupaten Malang dengan Blitar.

“Sekarang sedang disiapkan tempat dan tenaganya. Begitu semuanya ready langsung digelar disana,” tambahnya.

 

Dia juga menambahkan, kegiatan screening ini dilakukan untuk meminimalisir penularan Covid -19 melalui para pemudik.

“Segala upaya kami lakukan untuk menekan penularan Covid -19. Termasuk dengan melakukan rapid test kepada para pengendara atau penumpang kendaraan, jika mereka memiliki suhu tubuh di atas 38 derajat celsius,” tuturnya.

 

Arbani juga menjelaskan, selain di Lawang, screening juga dilakukan di terminal kedatangan Bandara Abdul Rachman Saleh. Sama seperti di Lawang, penumpang pesawat yang datang dari luar menuju Kabupaten Malang juga mengisi blanko yang disiapkan petugas.

“Untuk pengisian kartu tanda kesehatan sudah dilakukan dari dulu di Bandara Abdul Rachman Saleh. Tambahannya, mereka wajib mengisi riwayat perjalanan, seminggu terakhir. Jika ada yang melakukan perjalanan di zona merah, maka mereka pun langsung dipantau secara ketat,” tandas Arbani.(ira/jon)

Editor : Jon Soeparijono
Penulis : Ira Ravika