Pemerintah Hong Kong Klaim Berhasil Atasi Aksi Protes | Malang Post

Rabu, 11 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Selasa, 27 Agu 2019, dibaca : 390 , Halim, oke

HONG KONG – Pemerintah Hong Kong pada Selasa (27/8) kemarin, mengklaim telah berhasil mengatasi protes massa pro-demokrasi yang semakin serius.  Pada Minggu (25/8) lalu, untuk pertama kalinya polisi Hong Kong meletuskan senjata peringatan serta menggunakan meriam air untuk membubarkan massa.
Kota yang dikuasai China tersebut menghadapi krisis politik terbesarnya sejak diserahkan kepada Beijing pada 1997 oleh Inggris. Massa anti-pemerintah China menggelar protes sejak Juni 2019 terkait rencana undang-undang yang bisa mengadili tersangka dari Hong Kong ke China.
Meski RUU sudah dicabut sementara, para pemrotes meminta tuntutan lebih, dengan pencabutan sepenuhnya serta penyelidikan indpenden terhadap kekerasan polisi saat menangani unjuk rasa. Pemimpin Hong Kong yang didukung Beijing, Carrie Lam mengatakan takkan berhenti untuk bisa berdialog dengan para pedemo.
"Kita mesti bersiap bagi perujukan di masyarakat dengan berkomunikasi dengan orang yang berbeda pandangan. Kami ingin mengakhiri situasi kacau di Hong Kong," kata Carrie Lam, pemimpin Hong Kong mengutip Reuters.
Ia meyakini pemerintahnya bisa mengendalikan situasi protes.  Demonstrasi lanjutan direncanakan akan berlangsung dalam beberapa hari dan pekan ke depan, sehingga menimbulkan ancaman langsung buat pemerintah pusat di Beijing, yang ingin meredam kerusuhan sebelum peringatan ke-70 berdirinya Republik Rakyat China pada 1 Oktober.
Unjuk rasa telah berlangsun selama 12 pekan berturut-turut di Hong Kong yang menjalankan prinsip "satu negara, dua sistem".  (oke/aim)



Loading...