MalangPost | Pemerintah Desa Kecamatan Junrejo Berlakukan Bilik Sico

Minggu, 07 Juni 2020

  Mengikuti :


Pemerintah Desa Kecamatan Junrejo Berlakukan Bilik Sico

Selasa, 31 Mar 2020, Dibaca : 1758 Kali

BATU - Inovasi dilakukan seluruh Pemerintah Desa Kecamatan Junrejo, Kota Batu dalam mencegah Covid-19. Pemerintah desa sudah membuat bilik Sikat Corona (Sico) di tiap-tiap kantor desa.
Pemdes Pendem, Kecamatan Junrejo  membuat bilik Sico berukuran 3x3 meter secara mandiri. Cara kerjanya setiap warga yang berkunjung atau memiliki keperluan ke kantor desa harus melewati bilik Sico yang dilengkapi dengan alat semprot dengan cairan disinfektan.


Kepala Desa Pendem, Tri Wahyuwono Effendi menyampaikan, inovasi bilik Sico bertujuan untuk mencegah Covid-19. Tak hanya itu, Pemdes Pendem juga memberlakukan one gate system bagi masyarakat yang berkunjung dan mewajibkan agar masyarakat mencuci tangan terlebih dahulu sesuai SOP.
"Apa yang kami lakukan ini demi mencegah sebaran Covid-19. Apalagi di Desa Pendem menjadi salah satu desa yang memiliki risiko tinggi karena berada di perbatasan atau pintu masuk Kota Batu dari Kota/Kabupaten Malang. Sehingga pencegahan dengan berbagai inovasi jadi prioritas," ujar Pendik, sapaan akrabnya kepada Malang Post Senin (29/3).


Ia menerangkan, SOP yang diberlakukan sesuai anjuran Pemkot Batu melalui Kecamatan. Pihaknya juga sudah membentuk satuan tugas (Satgas) Covid-19 beranggotakan perangkat desa, lembaga desa, Polri, TNI dan relawan serta posko yang berada di kantor desa.
Ia menerangkan, tugas satgas diantaranya melakukan penyemprotan disinfektan, sosialiasi dan kampanye tentang Covid-19. Desa juga mengimbau masyarakat mengedepankan hidup bersih dan mematuhi aturan, seperti social distancing.


Pendik menambahkan, anggaran untuk pencegahan bencana non alam Rp 85 juta. Anggaran tersebut untuk pembelian logistik, APD, operasional, dan membantu masyarakat yang terdampak, misalnya sektor ekonomi.
"Melihat situasi dan kondisi, kami  mewacanakan untuk pemberian disinfektan ke RT dan RW. Kami juga akan memberikan bantuan sembako kepada masyarakat," imbuhnya.


Sementara itu Kades Junrejo, Andi Faisal menyebutkan, Satgas Covid-19 Junrejo telah menyiapkan bantuan jika pemerintah pusat melakukan lockdown tiap daerah.
"Jika Pemerintah Pusat berlakukan lockdown 14 hari, kami sudah memutuskan dalam musyawarah, dengan memberikan bantuan kepada 1200 keluarga pra sejahtera," bebernya.
Tiap KK diberikan bantuan berupa beras 10 kilogram, telur 2 kilogram, minyak goreng 2 liter. Bantuan itu dalam bentuk tunai dan masih dalam pembahasan, karena pengadaan logistik dalam jumlah besar juga sulit pada situasi seperti ini. Semua bantuan bersumber dari APBDes Junrejo 2020.


Sementara itu Camat Junrejo, Arif Rachman Ardyasana menambahkan, pihaknya menginstruksikan semua desa/kelurahan di wilayahnya membentuk Satgas, berinovasi, dan melakukan instruksi sesuai SOP dalam mencegah Covid-19. Ia mencatat beberapa desa yang telah memiliki bilik Sico seperti di Kecamatan Junrejo, Desa Pendem, Junrejo dan beberapa desa lainnya.
"Kami sudah minta tiap desa untuk gerak cepat. Misalnya untuk buat bilik Sico dari inovasi tiap desa. Pasalnya desa merupakan benteng pertama pelindung masyarakat jika sampai terjadi hal yang tidak diinginkan," pungkasnya. (eri/feb)

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Kerisdiyanto