Pembuatan SIM Kolektif 30 Februari | Malang POST

Senin, 24 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Pembuatan SIM Kolektif 30 Februari

Sabtu, 15 Feb 2020,

SEBUAH pesan yang menginformasikan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) kolektif beredar di Media Sosial.  Tidak hanya di Facebook, pesan tersebut juga beredar di grup WhatsApps. Tidak hanya waktu dan tempat yang tertulis dalam pesan tersebut. Tapi juga biaya SIM. Pesan ini pun mendapat respon dari warganet. Banyak diantaranya senang dengan informasi tersebut, lantaran biaya pembuatan SIM lebih rendah  dibandingkan biaya normal. Seperti SIM A dan C. Dimana dalam pesan tersebut pembuatan SIM A Rp 75 ribu dan SIM C biaya yang dituliskan Rp 50 ribu. Padahal biaya normal untuk pembuatan SIM A dan SIM C sesuai PP no 60 tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku (PNPB)  Pada Kepolisian Negara Republik Indonesia, yaitu Rp 120 ribu untuk SIM A dan Rp 100 ribu untuk SIM C.
Sedangkan untuk pembuatan SIM B,  biaya yang tertulis dalam pesan lebih mahal dibandingkan biaya resmi. Yaitu Rp 150 ribu. Sementara biaya resmi sesuai dengan PP60 tahun 2015  Rp 120 ribu .
“Trims infonya, saya teruskan ke suami,’’ kata salah satu penghuni grup WhatsApp MF. Ada juga warga net yang menanyakan biaya  pembuatan SIM tersebut. “Kok murah ya,’’ kata penghuni grup WhatsApp lainnya.
Tapi tidak sedikit juga warga net yang mengatakan informasi tentang pembuatan SIM Kolektif itu hoax. Apalagi dalam pesan itu juga disebutkan waktu pembuatan SIM tanggal 30 dan 31 Febuari 2010. “Itu hoax. Pesannya jangan diteruskan,’’ kata penghuni Ian salah satu penghuni grup WhatsApp. Sedangkan penghuni lain juga menuliskan, ‘Sampai kapanpun tidak ada pembuatan SIM Kolektif dengan biaya itu. Wong Febuari tahun 2020 hanya sampai 29’. Komentar itu disampaikan oleh Kiki, salah satu penguin grup WhatsApp MF lain sembari memberikan imotikon tertawa.
Ya, dalam pesan informasi pembuatan SIM Kolektif ini disebutkan, bahwa pelaksanaannya 30 dan 31 Febuari 2020 di Samsat daerah masing-masing.
Sementara itu Kasubag Humas Polresta Malang Kota Iptu Ni Made Marhaeni, saat dikonfirmasi mengatakan informasi pembuatan sim secara kolektif pada tanggal 30 dan 31 Febuari 2020 adalah hoax. Dia pun meminta pengguna smartphone untuk cerdas dan tidak menyebarkan informasi tersebut. “Mungkin maksudnya bercanda, karena disitu jelas bahwa tanggal pelaksanaan 30 dan 31 Febuari 2020. Sementara Februari tahun ini hanya sampai tanggal 29. Tapi jika penerima pesan tidak membaca secara keseluruhan maka dampaknya juga membuat keresahan. Itu sebabnya, kami tekankan kepada siapapun yang menerima pesan ini, tidak ikut menyebarkan informasi hoax tersebut,’’ tandasnya.(ira/feb)

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Ira Ravika

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...