Pemain Harus Siap Teror Penonton | Malang Post

Jumat, 13 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Jumat, 27 Sep 2019, dibaca : 1458 , parijon, fino

MALANG - Arema FC menyebut bahwa teror terhadap tim lawan, itu harusnya hanya ada di dalam stadion. Teror ini juga harusnya tidak bersifat anarkis dan lebih kepada perang psikologis untuk menjatuhkan mental pemain lawan. Karena itu, General Manager Arema Ruddy Widodo, mengharap hal ini bisa terjadi di seluruh laga sepakbola Indonesia.
“Contohnya saja Arema, saat main di PSS Sleman, teror terhadap tim berupa teriakan dan chant, adalah hal yang berupaya menjatuhkan mental, dan itu hal yang sah-sah saja. Harusnya kan memang begitu, selama tidak ada adu fisik, lempar-lempar batu, teror dengan chant sah saja,” ujar Ruddy kepada wartawan, Jumat.
Bagi Ruddy, ejekan, makian, dan teror dari tribun adalah hal yang menguatkan atmosfer pertandingan sepakbola. Tanpa chant dan adu psikologis, sepakbola akan terasa hambar. Dia menolak keras, adanya anarkisme dalam lapangan, apalagi sampai merembet keluar stadion, dan berupaya meyakiti tim lawan secara fisik.
“Suporter memberi teror lewat teriakan dari tribun, itu sudah biasa, dan pemain profesional harus siap untuk itu. Bagi saya, harusnya pemain yang kuat mental, akan enjoy dengan atmosfer seperti ini, dan itu akan menjadi pendewasaan,” sambung pria kelahiran Madiun Jawa Timur tersebut.
Dia menyebut, sepakbola adalah hal yang indah. Ruddy mengungkapkan, dia berteman dengan semua manajer Liga 1 Indonesia. Bahkan, ngopi bareng atau makan bareng adalah hal yang biasa dilakukan di luar pertandingan. Tapi, begitu masuk ke dalam lapangan, 90 menit mereka adalah musuh.
“Saya berteman dengan banyak orang di sepakbola, dan itu berasal dari tim lawan. Kami nongkrong bareng, guyon, sudah biasa. Begitu masuk ke lapangan, kami adalah musuh dan rival, tapi itu hanya berlaku 90 menit. Alangkah indah dan elok kalau sepakbola bisa seperti ini terus,” tambah Ruddy.
Pria berkacamata tersebut menyampaikan hal ini, karena ada inisiatif dari suporter Persib, Bobotoh untuk mengawal Arema di hotel saat rencana away di Bandung. Tapi, karena pertandingan ditunda, rencana ini ikut tertunda.(fin/jon)



Minggu, 03 Nov 2019

Berikutnya, Hadapi Madura United

Loading...