Peduli Lingkungan, ke Kampus Jalan Kaki | Malang Post

Kamis, 05 Desember 2019 Malang Post

  Follow Us


Selasa, 27 Agu 2019, dibaca : 1013 , vandri, kris

Lingkungan dan kemanusiaan merupakan dua isu penting yang menjadi perhatian serius. Sebab penting bagi keberlangsungan peradaban manusia. Karena itulah Ayusiti Nadya Tichita Putri memberi memberi perhatiannya pada dua isu tersebut. Setidaknya
Peraih wakil III Mbakyu Kota Malang 2018 ini mulai konsen pada isu lingkungan dan kemanusiaan sejak masuk kuliah di jurusan Teknik Lingkungan Universitas Brawijaya (UB).  
Dengan begitu isu-isu terkait lingkungan hingga kemanusian tak luput dipelajarinya.
"Bagi ku isu lingkungan sangat penting didalami generasi muda. Apalagi lingkungan berhubungan dengan masa depan manusia," ujar Nadya, sapaan akrab  Ayusiti Nadya Tichita Putri.
Perempuan kelahiran Jakarta, 20 April 1998 ini mengatakan, salah satu penyebab utama kerusakan lingkungan karena polusi kendaraan. Meski menurutnya di Kota Malang tak seburuk polusi udara di daerah kelahirannya Jakarta.
"Di Jakarta, setiap keluar aku harus menggunakan masker," ujar peraih 1st Winner Ambassador of Faculty of  Agricultural Technology ini.
Tak hanya berkeluh kesah dengan kondisi lingkungan yang memburuk karena polusi udara. Nadya melakukan hal kecil untuk mengurangi pencemaran udara. Yakni naik transportasi umum ketika berada di Jakarta.
Sedangkan di Malang, saat berangkat ke kampus dari tempat kosnya di Jalan Soekarno Hatta Kota Malang, ia memilih jalan kaki.
Sementara untuk isu kemanusiaan, perdamaian menjadi konsentrasinya. Bahkan hal tersebut dibahas dalam Regional Conference on Humanitarian Assistance. Nadya merupakan peserta event itu bersama perwakilan 17 negara, lima organisasi internasional, dan 17 lembaga swadaya masyarakat di bidang kemanusiaan.
Tema conference tersebut yakni Enhancing Humanitarian Actions in South-East Asia. Dalam conference itu salah satu agenda yang diprioritaskan oleh pemerintah Indonesia yaitu pemberian bantuan kemanusiaan.
Tujuan conference yang digelar diungkapnya mendiskusikan tentang bantuan kemanusiaan dan mengatasi tantangan. Selain itu mengusulkan solusi terbaik dalam menghadapi potensi terjadinya krisis kemanusiaan. (eri/van)



Kamis, 05 Des 2019

Pantofel Turun Harga

Loading...