Peduli Lingkungan, Gabung Komunitas Gimbal Alas Indonesia - Malang Post

Kamis, 21 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Minggu, 13 Okt 2019, dibaca : 1632 , parijon, stenly

MALANG – Yanuar Hermansyah, pelatih kiper Arema FC sangat mencintai alam. Dia pun belajar bagaimana mencintai alam ciptaan Tuhan, dengan beberapa kali ikut kegiatan peduli dengan alam. Pria dengan sapaan akrab Begal itu tak sekadar memuaskan hasrat diri untuk liburan di pegunungan atau pantau, namun ingin juga bermanfaat bagi makhluk hidup di sekitarnya.
Yanuar mengakui beberapa kali ikut dalam kegiatan komunitas Gimbal Alas Indonesia, yang concern untuk memperhatikan kelestarian lingkungan. Misalnya melakukan penanaman pohon hingga bersih-bersih sampah.
“Saya mulai ikut kali pertama tahun 2014, ketika kembali ke Malang. Ya semua diawali dengan kecintaan saya naik gunung,” papar Yanuar, mengawali cerita.
Menurutnya, saat naik gunung tersebut, dia juga seringkali melihat sampah atau beberapa lokasi yang membutuhkan perawatan. Hal itu membuatnya sedih, apalagi gunung seringkali menjadi pilihan banyak orang, tak terkecuali dirinya untuk lebih dekat dengan alam.
“Saat naik gunung itu mengajarkan banyak hal. Terutama menghargai semesta yang diciptakan oleh Tuhan,” beber dia kepada Malang Post.
Dia pun mulai berkenalan dengan pecinta alam lainnya, salah satunya dari Komunitas Gimbal Alas. Melihat kegiatan yang dijalani oleh komunitas tersebut cocok, pria yang pernah berkarier di Pulau Dewata itu tertartik mengikuti kegiatan mereka.
“Walaupun tidak sering, karena banyak kegiatan yang terbentur pekerjaan saya sebagai pelatih sepak bola. Tetapi, saya beberapa kali ikut, seperti penanaman pohon dan juga naik gunung bareng,” terangnya.
Ia mengatakan, kala tim liburan, dia bertemu dengan beberapa anggota komunitas. Meski sekadar sharring atau ngopi bareng. Tidak harus berkegiatan.
“Kalau liburan agak panjang, paling janjian naik gunung. Nggak perlu sampai puncak. Cukup ke Ranu Kumbolo atau ke Kali Mati. Memang paling senang saya ke gunung,” papar Begal.
Sementara, menurut dia, hobinya ini didukung oleh keluarganya. Bahkan, anaknya juga pernah mendaki Gunung Semeru bareng dengannya. Perlengkapan mendaki pun dia lengkap, mulai dari tas carrier, sepatu hingga beberapa aksesoris lainnya.
“Kalau istri, nggak kuat. Paling dia saya ajak ke Ranupane, atau ke Gunung Bromo. Udara sejuk di pegunungan itu yang saya suka,” tambahnya.
Selain ke gunung, Begal juga menyukai aktivitas yang berhubungan dengan alam lainnya. Misalnya bersepeda gunung, melalui medan yang terjal. Ia juga pernah menjajal adrenalin, bermain Paralayang di kawasan pantai, di Malang Selatan.
“Liburan ke pantai, saya juga suka. Pokoknya yang berhubungan dengan alam, angin yang sejuk, saya senang. Saya pernah mencoba bermain paralayang juga, tetapi cuma sekali, dan itu menantang sekali,” pungkas dia. (ley/jon)



Loading...