MalangPost - Pedagang Pasar Sidomulyo Mengeluh, Dua Tahun Gagal Lelang Rolling Door

Rabu, 05 Agustus 2020

  Mengikuti :

Pedagang Pasar Sidomulyo Mengeluh, Dua Tahun Gagal Lelang Rolling Door

Jumat, 13 Des 2019, Dibaca : 1167 Kali

BATU - Lelang rolling door Pasar Wisata Sidomulyo kembali gagal. Padahal proyek tersebut
telah dianggarkan Diskumdag Kota Batu sebesar Rp 400 juta. Pembahasan anggarannya dilakukan DPRD Kota Batu dalam perubahan anggaran keuangan (PAK) Juli 2019 lalu.
Akibatnya anggota
Anggota DPRD Kota Batu, Didik Machmud menilai tidak ada keseriusan Diskumdag memasang rolling door di Pasar Wisata Sidomulyo, Kota Batu. Sebab sudah sudah tahun tahun pasar wisata tersebut belum dimanfaatkan warga karena tak memiliki rolling door.
“Tidak ada perencanaan yang baik dan tidak niat. Padahal kami sudah setujui anggaran rolling door agar segera bisa digunakan warga menjelang akhir tahun," kata Didik kepada Malang Post, Jumat (13/12) .
Karena belum pasang  rolling door, stan atau tempat berdagang di Pasar Wisata Sidomulyo tidak aman. Pedagang pun cemas kalau berjualan lantaran tak ada rolling door.
Akibatnya menurut  Didik, pembangunan pasar tersebut tidak bermanfaat dan tak berdampak  pada meningkatkan ekonomi.  "Ini malah menyengsarakan rakyat. Padahal sudah dua tahun lebih berdiri tapi tidak digunakan dengan baik. Hanya ada beberapa stan saja yang diisi atau tak lebih separo dari total 30 stan  berukuran 3x3 meter,” paparnya.
Terkait gagalnya lelang rolling door tersebut, Didik sudah mempertanyakan kepada Diskumdag. Alasannya tidak ada pemenang lelang. Kegagalan demi kegagalan selama dua tahun lebih tersebut, ditegaskan Didik, mencerminkan ketidakkeseriusan Diskumdag. Padahal lanjut Ketua DPD Golkar Kota Batu ini, lelang rolling door sudah dianggaran dalam APBD 2018 dan 2019.
Kepala Diskumdag Kota Batu Eko Suhartono membantah kalau pihaknya tidak serius. Ia mangatakan lelang rolling door tidak memungkinkan dilakukan dengan waktu yang mepet di akhir tahun 2019.
"Bukan gagal (lelang rolling door, red). Tapi waktunya yang terlalu mepet. Sehingga tak bisa dilakukan akhir tahun ini. Sehingga lelang akan dilakukan pada tahun depan," katanya.
Salah satu pedagang, Mamat asal Desa Sidomulyo mengatakan sudah tiga tahun ini harus bongkar muat dagangannya setiap hari. Karena hingga saat ini tempat berdagang tidak memiliki rolling door.
"Sebelumnya memang sudah direncanakan rolling door akan dipasang Oktober oleh Diskumdag. Tapi nyatanya sampai sekarang masih saja belum terpasang. Kami tak bisa apa-apa hanya bisa pasrah dan berharap rolling door segera dipasang," harapnya.

Sesuai rencana pemasangan rolling door di Pasar Wisata Sidomulyo dilakukan pada Oktober 2019. Namun hingga Desember 2019 ini belum terlaksana lantaran  gagal lelang. (eri/van)

Editor : Vandri
Penulis : Keristyanto