Pebulutangkis Dunia Berburu Poin di Malang

Sabtu, 19 Oktober 2019

Selasa, 01 Okt 2019, dibaca : 882 , vandri, fino

MALANG - Ratusan pebulutangkis unggulan asal 15 negara adu ketangkasan di GOR Ken Arok, Selasa (1/10) hari ini hingga Minggu (6/10) mendatang. Mereka bertarung di Yuzu Indonesia Masters 2019 memperebutkan  gelar juara dalam rangkaian BWF World Tour Super 100.
Gengsi turnamen kian berlipat karena mempengaruhi capaian poin untuk menuju Olimpiade musim panas 2020 di Tokyo. Sederet unggulan Indonesia diturunkan di turnamen dengan hadiah total 75 ribu dollar Amerika ini. (baca grafis, red)
Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji bangga karena ini merupakan turnamen level dunia yang menyajikan permainan bulutangkis di level tertinggi.  “Kami tentu berterima kasih, karena ditempati turnamen Super 100. Masyarakat Malang akan sangat tertarik dan ini sangat bermanfaat bagi pembinaan atlet bulutangkis di Malang secara khusus,” ungkap Sutiaji, saat press conference Yuzu Indonesia Master 2019 di Swiss Belinn Hotel, Senin (30/9) .
Sekjen PB PBSI sekaligus ketua panitia, Achmad Budiharto mengatakan, Yuzu Indonesia Masters 2019 yang digelar di Kota Malang merupakan momen istimewa. Karena, biasanya turnamen level ini selalu dihelat di ibu kota provinsi.
“Yang luar biasa lagi, kejuaraan ini akan mempengaruhi ranking point menuju Olimpiade Tokyo,” ujar Achmad.
Praktis, level permainan para pebulutangkis di GOR Ken Arok dijamin akan kompetitif dan seru. Belum lagi, dia menyebut GOR Ken Arok sudah disulap menjadi venue gelaran bulutangkis yang layak bagi kompetisi internasional.
Ketua Pengprov PBSI Jatim, Oei Wijanarko Adi Mulya, berharap kejuaraan ini sukses.
Dengan konsep sportainment, dia mengajak masyarakat Malang turut menyaksikan sajian hiburan seru bulutangkis sebagai olahraga populer di Indonesia yang dibalut konsep entertainment. “Semoga kejuaraan ini sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi bagi atlet Indonesia,” tambahnya.
Atlet ganda putri Indonesia, Della Destiara Haris memasang target menuju babak delapan besar. Setelah memenuhi targetnya ini, Della yang berduet dengan Rizky Amelia Pradipta baru bisa berpikir untuk  menuju babak selanjutnya, yaitu empat besar dan fase pamungkas.
“Target awal mau lewati delapan besar. Tapi, selama babak awal ini, saya mau fokus step by step, gak terlalu pikir jauh,” ungkap Della kepada wartawan usai press conference. Secara pribadi, dia mengaku tak memiliki persoalan  adaptasi suasana di Kota Malang. Menurutnya, dia bisa beradaptasi dengan pasangannya lewat latihan.
Sementara, terkait kekuatan lawan, Della mengaku lawan yang turun di kelasnya, cukup merata. Apalagi, karena capaian di turnamen ikut mempengaruhi poin menuju Olimpiade musim panas Tokyo 2020. Banyak atlet dunia yang memfokuskan pandangannya ke Yuzu Indonesia Masters 2019.
Dalam ganda putri, Della-Rizky berpotensi bertemu dengan unggulan delapan dari China, Chen Xiao Fei-Zhou Chao Min, terutama bila pasangan ganda putri ini bisa melenggang lancar sampai perempat final. “Karena banyak yang ingin cari poin ke Olimpiade, pemain top pada turun, misalnya dari Jepang dan China,” tuturnya.
Unggulan pertama tunggal putri, Yeo Jia Min dari Singapura, mengaku tak gegabah memproklamirkan diri bisa meraih juara pertama di Yuzu Indonesia Masters 2019. Dia mengaku fokus pada tiap laga yang dihadapinya. “Saya fokus dari laga per laga, dengan target bekerja keras untuk memenangkan setiap babak,” kicaunya dalam bahasa Inggris ala Singapura.
Sementara, unggulan empat tunggal putra, Kazumasa Sakai mengaku tidak asing dengan Indonesia. Secara spesifik, dia menganggap udara dan cuaca di Malang sangat bagus. “Tidak seperti di Jakarta, saya senang di sini, lebih enak,” ujar Sakai kepada wartawan dalam bahasa Indonesia terbata-bata.
Sakai pernah tiga tahun berada di Indonesia. Karena itu, dia merasa nyaman bermain di Indonesia. Disinggung soal makanan favorit, Sakai mengaku gemar nasi goreng. Tapi, dia sudah tak sabar berburu kuliner di Kota Malang. Dia tahu kota pendidikan ini terkenal dengan bakso. “Saya tahu bakso, saya ingin coba,” tutupnya.(fin/van)



Loading...

  Follow Us