PDIP Bakal Dapat Jatah Kursi Menteri Lebih Banyak - Malang Post

Kamis, 21 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Jumat, 18 Okt 2019, dibaca : 1041 , aim, jpg

JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sudah memastikan diri bakal memperoleh jatah kursi menteri di kabinet bentukan Presiden Joko Widodo untuk pemerintahan periode 2019-2024. Namun, partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu masih mengunci rapat nama kadernya yang akan jadi menteri. Menurut Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, partai berlambang kepala banteng bermoncong putih itu bakal memperoleh kursi menteri lebih banyak ketimbang parpol lain sesama pendukung Jokkowi.
"Semua kementerian penting dan strategis, tetapi yang jelas PDIP paling banyak," kata Hasto di sela-sela kunjungannya di Surabaya, Jumat (18/10) kemarin.
Hasto menambahkan, PDIP meminta Presiden Jokowi memilih menteri berdasar rekam jejak, kepemimpinan, intergritas dan kemampuan bekerja sama.
Politikus asal Yogyakarta itu menegaskan, menteri-menteri di kabinet mendatang harus fokus bekerja hingga akhir masa tugas pada 2024 tanpa memikirkan ambisi yang lebih tinggi.
"Tak boleh ada menteri setelah dilantik tiba-tiba kibarkan bendera mau jadi presiden 2024. Semua harus setia dalam lima tahun ke depan," tegas Hasto.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih enggan mengumumkan para menterinya di kabinet jilid II. Jokowi mengatakan kabinet barunya akan diumumkan paling cepat usai pelantikan presiden dan wakil presiden.
"Kita mungkin bisa minggu, tapi bisa juga Senin. Bisa Senin, tapi bisa juga Selasa," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/10/2019).
Jokowi pun meminta semua pihak untuk bersabar. Dia menegaskan kabinet akan diumumkan dalam waktu yang tak lama lagi.
"Oh iya, iya, sabar. Itu paling sehari dua hari, paling lama sehari dua hari, paling lama tiga hari. Nanti dikasih tahu," ujarnya.
Sementara terkait jumlah menterinya, Jokowi mengatakan masih sama. Dia mengatakan, total jumlah menteri di kabinet barunya masih sama dengan Kabinet Jilid I.
"Masih sama," kata Jokowi.
"Nantilah, tadi kan sudah saya sampaikan, tunggu sabar," pungkas Jokowi. (jpnn/dtc/aim)



Minggu, 17 Nov 2019

Nasdem Tunggu Rekom Dari Pusat

Loading...