PAUD Al Karimah Jabung Belajar Kemandirian, Ajak Anak Usia Dini Berkemah | Malang Post

Senin, 16 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Rabu, 30 Okt 2019, dibaca : 459 , rosida, imam

MALANG – Pengalaman luar biasa dirasakan oleh siswa-siswi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al-Karimah Jabung. Sebagai anak yang masih usia dini, mereka sudah berani mengikuti perkemahan. Kegiatan kemah memang hal biasa dilakukan siapa pun. Tapi kalau itu dilakukan oleh siswa PAUD, tentu menjadi sesuatu yang tidak biasa. Karena perkemahan atau camping identik dengan kemandirian dan tanggung jawab minimal terhadap diri sendiri. Segala sesuatu harus bisa dikerjakan sendiri tanpa bantuan dari orang tua.
Namun bagi siswa PAUD Al-Karimah, itu bukan penghalang untuk melaksanakan kemah. Dalam hal ini, PAUD Al-Karimah Jabung menorehkan sejarah baru sebagai lembaga PAUD pertama yang menggelar camping pramuka untuk anak usia dini. Kegiatan tersebut digelar Sabtu (26/10), akhir pekan lalu.

   Baca juga : SMPN 3 Hemat Listrik Berkat Energi Surya
Seperti diketahui sebelumnya, tingkatan pramuka Prasiaga baru diluncurkan oleh Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka  pada Agustus 2019 lalu. Artinya, saat ini Pramuka memiliki lima tingkatan yakni prasiaga, siaga, penggalang, penegak, dan Pembina.
Kepala PAUD Al-Karimah Jabung, Zubaidah mengatakan, kegiatan camping pramuka usia dini yang digelarnya merupakan yang pertama kali.
“Kami sangat bangga karena PAUD kami merupakan yang pertama kali menggelar camping pramuka untuk usia dini, dimana ditempat lain masih menyusun wacana kami sudah bisa melaksanakan,” katanya kepada Malang Post.
Ia mengungkapkan, kegiatan perkemahan sebelumnya sudah direncanakan untuk digelar tahun ini. Dalam rangka untuk memeriahkan harlah lembaga.
“Dan ternyata pas dengan keluarnya kebijakan dari pramuka pusat,” ungkapnya.
Zubaidah menjelaskan, perkemahan untuk anak usia dini memiliki banyak nilai plus. Diantaranya untuk melatih kemandirian dan penguatan karakter sejak dini. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka aktivitas selama camping betul-betul dirancang agar siswa terbiasa mandiri.
“Anak-anak harus belajar melakukan semua dengan sendirinya. Mulai makan, mandi, bersosialisasi dengan temannya. Tapi tetap dengan pengawasan kami,” paparnya.  
Ia mengaku tidak mudah melaksanakan acara perkemahan dengan peserta sebanyak 50 siswa yang berusia sekitar tiga hingga enam tahun. Namun ia bersama dengan guru guru lainnya, Usnaini Mahmudah dan Mufaridatul Muawanah, tidak menyerah dan berupaya maksimal.
“Alhamdulillah dapat terlaksana dengan lancar. Karena mengatur anak kecil bagi kami bukan masalah, justru kami menganggap sebagai suatu kebahagiaan,” ujarnya.
Suksesnya kegiatan camping prasiaga PAUD Al-Karimah berkat dukungan berbagai pihak. Antara lain dari Kantor Advokat Suryo and Partners, Diknas Kabupaten Malang, Relawan Malang Raya hingga Info Malang Raya (IMR).
Kedepan Zubaidah juga rencananya akan menggelar kegiatan yang berbasis pendidikan karakter yang menarik, salah satunya adalah dengan mendatangkan guru tamu dari kalangan profesi, seperti dari TNI dan Polri.
“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini. Dan juga, karena PAUD ini bukan merupakan gedung sendiri, mudah-mudahan ada yang tergerak untuk mendukung kami untuk membantu mewujudkan gedung baru sendiri,” harapnya. (imm/sir/oci)



Loading...