MalangPost | Pastikan Sponsor Aman

Minggu, 07 Juni 2020

  Mengikuti :


Pastikan Sponsor Aman

Senin, 30 Mar 2020, Dibaca : 1809 Kali

MALANG - Arema FC memastikan sponsor mereka tetap aman, sekalipun kini kompetisi Liga 1 2020 harus dihentikan. Pendukung dana tim Singo Edan menyatakan diri bertahan, sekalipun dengan syarat, misalnya baru melakukan pencairan ketika kompetisi kembali berjalan.

"Kami bersyukur,  karena semua sponsor masih komitmen di Arema. Meskipun kondisinya sekarang ya tidak normal seperti sebelumnya," ujar General Manager Arema, Ruddy Widodo.

 

Dia mengatakan, manajemen Arema sudah berkomunikasi dengan pihak sponsor begitu kompetisi ditetapkan force majeur. Pihak klub kelahiran 1987 ini pun menjalaskan keadaan yang terjadi, di tengah pandemi virus Corona yang berimbas pada penghentian kompetisi.

"Yang terpenting sama-sama komitmen. Tapi memang, soal pencairan dana tentunya mereka menunggu sampai liga kembali bergulir," tuturnya.

Setidaknya, ada beberapa sponsor utama di Arema. Mulai dari MS Glow for Men, Joseph Refo Inc, Indofood hingga Kratingdaeng. Selain itu, biasanya ada pula sponsor yang memasang iklan di e-board ketika Arema berlaga.

Alhasil, selama tiga bulan mendatang, medio April, Mei dan Juni, dipastikan tak ada pemasukan bagi klub dari sponsor. Hal ini membuat manajemen harus bekerja keras memenuhi kebutuhan klub.

Pasalnya, Arema pun menyatakan komitmennya, menjalankan apa yang ditetapkan PSSI. Yakni tetap memberikan gaji kepada pemain senilai 25 persen.

"Ya memang klub tidak ada pemasukan. Hehehe ... Tapi, dalam suasana seperti ini, wabah pandemi Corona ,  kita semua harus tetap instropeksi diri dan bersyukur," terang Ruddy.

Ia mengatakan, manajemen Arema FC
akan berusaha keras memenuhi kewajiban. Mereka pun tidak menganggap apa yang dialami saat ini sebagai kerugian.

"Mungkin masih banyak yang ada di bawah kita, yang lebih susah dari kita. Jangan tengok ke atas terus, harus tengok ke bawah juga. Dalam keadaan bagaimanapun kita harus selalu bersyukur," tambahnya. (ley)

Editor : Stenly Rehardson
Penulis : Redaksi