Pasien Positif Covid-19 di Kota Malang Meninggal Dunia

Sabtu, 30 Mei 2020

  Mengikuti :


Pasien Positif Covid-19 di Kota Malang Meninggal Dunia

Jumat, 22 Mei 2020, Dibaca : 4224 Kali

MALANG - Di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang tengah berlangsung sejak 17 Mei 2020 lalu, satu pasien positif dinyatakan meninggal dunia.
Padahal, sebelumnya sejak Kota Malang masuk kategori zona merah karena menjadi kawasan terjangkit, belum pernah tercatat ada pasien positif covid-19 yang meninggal dunia.

   Baca juga : 76 PDP di Kota Malang


Juru Bicara Gugus Satgas Covid-19, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif menyatakan, pasien positif covid-19 yang meninggal dunia merupakan pasien berusia 67 tahun dengan jenis kelamin laki-laki.
"Tadi malam, tuan B ini meninggal. Dan sudah dimakamkan secara protokol covid-19 di wilayah Kecamatan Blimbing," ujarnya, Jumat (22/5/2020).


Belum diketahui penyebab pasti pasien hingga akhirnya dinyatakan meninggal. Saat ini, petugas kesehatan juga masih melakukan proses tracing terkait riwayat perjalanan dan yang lainnya, hingga menjadikan si pasien terjangkit covid-19.
"Jadi, tracing awal sudah dilakukan. Tuan B ini masuk dan dirawat di rumah sakit (RSSA) pada 19 Mei 2020 dengan status PDP (pasien dalam pengawasan). Kemudian dilakukan swab dan hasilnya keluar  21 Mei 2020 itu," jelasnya.


Namun,  riwayat penyakit pasien tersebut hingga saat ini masih belum diketahui. Apakah pasien yang meninggal memiliki penyakit penyerta (komorbid) atau tidak. Termasuk berkaitan dengan riwayat dari pasien sendiri, apakah sebelumnya pernah melakukan perjalanan ke wilayah zona merah terjangkit covid-19 atau tidak.
"Kami masih konfirmasi ke RSSA karena dirawatnya di RSSA. Kami juga masih proses mencari informasi terkait penyakit-penyakit penyerta atau komorbid yang ada di almarhum ini. Sampai saat ini riwayat perjalanan maupun riwayat lainnya masih dilakukan tracing," ucapnya.


Sementara itu, data kasus covid-19 di Kota Malang per tanggal 21 Mei 2020 tercatat pasien positif mencapai 30 orang. Di samping satu pasien meninggal dunia, 12 pasien sudah dinyatakan sembuh. Sememtara,  17 lainnya masih menjalani perawatan.


Kemudian untuk ODR (orang dalam risiko) tercatat bertambah 17. Totalnya 2.034. Kemudian OTG (orang tanpa gejala) tercatat 299 orang.
Sedangkan untuk kategori ODP (orang dalam pantauan) masih juga tercatat bertambah, yakni mencapai angka 853 orang. Rinciannya, 89 orang masih dalam tahap dipantau, sementara 763 selesai tahap pemantauan dan 1 pasien dinyatakan meninggal dunia.


Selanjutnya, kategori PDP bertambah 5 orang sehingga totalnya kini menjadi 223 orang. Rinciannya, sebanyak 17 orang dinyatakan meninggal dunia, 130 orang telah sehat atau selesai pengawasan, dan 76 orang masih dalam tahap perawatan. (mt/mp)

Editor : Redaksi
Penulis : times