Pasangan Calon Pasutri Ikut Nisah Massal | Malang Post

Selasa, 12 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Jumat, 08 Nov 2019, dibaca : 1407 , udi, ira

MALANG – Nikah massal IV Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur (JKJT) digelar hari ini, di Pendopo Kabupaten Malang. Kegiatan tersebut didukung Bupati Malang H M Sanusi dan Dinas Komunikasi dan Informatika, Kabupaten Malang.
Humas Nikah Massal IV JKJT, Roro Ningrum mengatakan, tahun ini nikah massal diikuti 283 pasangan suami istri (Pasutri). Selain dari Kabupaten Malang, peserta nikah massal ini ada juga dari Kota Malang. ”Nikah massal ini selain untuk mendapatkan legalitas pernikahan, juga untuk mewujudkan hak kependudukan. Terutama bagi anak,’’ kata Roro.
Dia menyebutkan, banyak pasangan suami istri yang menikah dibawa tangan, dan itu berdampak padan dokumen kependudukan sang anak. ”Saat pernikahan tidak tercatat di negara, maka imbasnya kepada anak. Mereka tidak bisa sekolah. Untuk itu, dilakukan kegiatan ini. Tujuannya agar anak mendapatkan hak kependudukan yang sama dengan anak-anak lainnya. ”Sehingga anak-anak tersebut menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa,’’ ujarnya.
Untuk rangkaian kegiatan nikah massal, kata Roro dimulai Kamis (7/11). Peserta nikah massal mengikuti shalawatan yang digelar di markas JKJT, Jalan Blitar, Kota Malang. Selanjutnya seluruh pasangan langsung diantarkan ke Aula SMK Dempo, untuk beristirahat.
”Jumat pukul jam 02.00 peserta harus bangun, untuk rias pengantin. Sampai pukul 07.00 peserta harus kembali berkumpul di Jalan Blitar, untuk mengikuti kirab,’’ katanya.
Seluruh pasangan suami istri dinaikan mobil yang sudah disiapkan. Mereka mengikuti kirap dengan rute, start di Jalan Blitar, menuju Jalan Bogor, Jalan Veteran, Jalan Sumbersari, Jalan Gajayana, Jalan MT Haryono, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Borobudur, Jalan A Yani, Jalan Letjen S Parman, Jalan Letjen Sutoyo, Jalan JA Suprapto, Jalan Kahuripan, Jalan Tugu, Jalan Mojopahit, Jalan Jenderal Basuki Rahmat, dan finish Jalan Merdeka Utara.
Sampai di Pendopo Kabupaten Malang, para peserta akan lebih dulu mengikuti prosesi Tonpo Pasrah.”Nanti pasutri asal Kabupaten Malang diserahkan oleh Danrem 083/Bdj, Dandim 0818 Kabupaten Malang dan Kota Batu, Dandim 0833 Kota Malang, dan beberapa pejabat lainnya kepada Bupati Malang Sanusi. Begitu juga peserta dari Kota Malang akan diserahkan kepada bapak Wali Kota Malang Sutiaji, kemudian mengikuti prosesi nikah,’’ ungkap Roro.
Dia mengatakan, dari 283 pasangan nikah, yang betul-betul pengantin baru ada enam pasang. Mereka secara akan mengikuti prosesi nikah disaksikan langsung oleh para pejabat. ”Ada yang Isbat nikah, ada yang pencatatan pernikahan Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Kepercayaan,’’ ungkap Roro.
Mereka yang tidak nikah baru, usianya beragam. Ada yang usianya lebih dari 50 tahun, dan banyak dari mereka yang sudah bercucu. Dalam rangkaian kegiatan Nikah Massal IV JKJT ini juga akan ada penyerahan administrasi kependudukan oleh para pejabat kepada peserta. Diantaranya buku nikah, KK, KTP akta kelahiran dan KIA. ”Kami  berterimakasih kepada Bupati Malang, yang mendukung kegiatan. Kami berharap, seluruh kegiatan ini berjalan lancar, sesuai yang direncanakan,’’ tandasnya. (ira/udi)



Selasa, 12 Nov 2019

I Would Love to be a Hero

Selasa, 12 Nov 2019

Bangga Claudia

Loading...