Panwaslu Copot APK Secara Paksa | Malang Post

Minggu, 15 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


sabtu, 10 Mar 2018, dibaca : 417 , , rista

BATU - Menyusul surat edaran kepada partai politik atau tim sukses calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, Panwaslu Kota Batu melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK), Jumat (9/3) kemarin.Pencopotan paksa ini dilakukan Panwaslu setelah mengimbau partai politik maupun tim sukses untuk melepas sendiri APK tidak sesuai. Panwaslu, KPU dan Satpol PP Pemkot Batu  melakukan pelepasan APK dan BK dalam tiga  tim yang dibagi pada masing-masing kecamatan. Pencopotan dilakukan setelah parpol atau tim sukses belum melepas alat peraga hingga . Di Kecamatan Junrejo, APK dua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur masih ada pelanggaran. Tim gabungan melepas tiga alat peraga kampanye. Di Kecamatan Junrejo, kami melepas tiga APK dari dua pasangan calon,” ujar Heru Suko, Ketua Panwascam Junrejo disela-sela penertiban APK. Pelepasan APK, menurutnya, desain tidak sama ketentuan hasil kesepakatan antara KPU, Bawaslu dan pasangan calon. Tim juga melepas APK yang dipasang dekat tempat ibadah. Ada radius pemasangan dekat tempat ibadah dipatuhi. Kalau dekat Balai Desa Mojorejo, kita lepas APK karena ada foto seseorang ikut nimbrung, ujarnya. Meskipun spanduk tersebut dipasang di dinding rumah salah seorang fungsionaris partai, hal tersebut menurut Panwascam Junrejo merupakan bentuk pelanggaran. Itu karena APK dipasang ditempat yang bisa dilihat publik. Kalau dipasang di areal privat seperti dalam rumah, dilihat keluarga sendiri ya monggo. Spanduk ini terlihat di ruang publik, paparnya.



Loading...