Malang Post - Panpel Arema FC Langsung Koordinasi dengan Polda

Selasa, 31 Maret 2020

  Mengikuti :


Panpel Arema FC Langsung Koordinasi dengan Polda

Minggu, 16 Feb 2020

MALANG - Panpel Arema FC langsung bergerak cepat menyiapkan laga semifinal Piala Gubernur Jatim 2020. Pasalnya, dua laga big match bakal terjadi di Stadion Kanjuruhan, Senin (17/2) besok atau hanya selang dua hari setelah laga terakhir babak penyisihan Grup B, Sabtu (15/2) kemarin. Arema bertemu Persebaya, dan Persija Jakarta meladeni Madura United.

Semifinal ini pun menawarkan rivalitas sangat tinggi. Selama ini, Persebaya dan suporternya, dikenal dekat dengan Madura United. Sementara, Arema bersaudara dengan Persija

Ketua Panpel Arema, Abdul Haris mengatakan, pihaknya segera berkordinasi demi keamanan serta kenyamanan semifinal. Termasuk menggandeng suporter demi memastikan keamanan. “Kami akan langsung berkordinasi dan antisipasi bersama Aremania. Kami akan menggandeng beberapa perwakilan suporter, yang selama ini dianggap dihormati,” katanya.

Selain itu, Haris mengakui, Minggu (16/2) siang ini, pihak Panpel akan menuju Polda Jatim, untuk berkordinasi terkait pengamanan. Termasuk memastikan bagaimana kuota untuk suporter Persebaya, yang selama ini memiliki rivalitas tinggi dengan Arema.

“Besok siang (hari ini) kami juga akan ke Surabaya berkordinasi mengenai pengamanan dan SOP-nya dalam menyelenggarakan semifinal. Yang jelas Panpel Arema sangat siap,” terang dia.

Pria yang juga menjabat Sekretaris Dispora Kabupaten Malang itu berharap, semifinal berlangsung aman. Pasalnya, pertandingan ini dianggap sebagai test case untuk melangkah ke depan di kompetisi Liga 1.

“Jangan sampai referensinya negatif. Nanti bisa bermasalah pada izin di kompetisi,” tegasnya.

Sementara terkait kuota suporter tamu, Haris hanya memberikan kepastian untuk Jakmania. Setidaknya, 4.000 suporter Persija ini diberi jatah di pertandingan semifinal.

“Pada prinsipnya, Panpel berjalan sesuai regulasi. Kami beri kuota lima persen untuk tamu. Kalau kapasitas Kanjuruhan sekitar 45 ribu, maka kuotanya 2.200. Tapi, seperti hari ini (semalam) kami berikan kuota 4.000 untuk Jakmania. Mungkin jumlahnya sama,” papar dia.

Sedangkan untuk Bonek maupun pendukung Madura United, Haris masih menunggu arahan dari keamanan.

“Ya itu tadi, prinsipnya kami siap saja memberikan kuota. Secara regulasi, kalau di kompetisi kan harus memberi. Tetapi, ada pertimbangan keamanan dari pihak kepolisian. Itu akan kami lihat dari kordinasi besok,” tandasnya.

Sementara, terkait laga, Senin besok dipastikan dua pertandingan semifinal. Yakni Arema vs Persebaya dan Persija vs Madura United. Hanya saja, sampai semalam belum diputuskan, siapa yang akan bertanding di match pertama atau sore hari, pukul 15.30 WIB dan di laga kedua, pukul 19.00 WIB.

Sehari sebelumnya, Stadion Kanjuruhan Kepanjen resmi ditunjuk Asprov Jatim sebagai venue pertandingan semifinal Piala Gubernur Jatim 2020. Alhasil, empat tim yang masuk ke empat besar, bakal berjibaku di markas Singo Edan tersebut, pada 17 Februari 2020.

Sejatinya, Asprov Jatim sempat mewacanakan gelaran semifinal Piala Gubernur Jawa Timur 2020 akan dilangsungkan di Stadion Gelora Bangkalan, Madura dan Stadion Kanjuruhan, Kepanjen. Namun, sesuai hasil technical meeting penentuan tuan rumah semifinal yang digelar usai partai terakhir Grup A, Jumat 14 Februari 2020, tuan rumah semifinal ditetapkan di Stadion Kanjuruhan Malang.

"Sesuai dengan hasil manager meeting, Persebaya menempati posisi juara Grup A dan Madura United lolos ke semifinal dengan status runner-up. Madura sebagai tuan rumah Grup A, MU memiliki peluang jadi tuan rumah semifinal, tapi mereka tidak siap. Sedangkan Persebaya tidak mengajukan diri," terang Amir Burhannudin, Sekretaris Asprov PSSI Jatim.

Berdasarkan hal itu, disepakati tuan rumah semifinal adalah Arema FC karena mereka lebih siap.  "Nanti semifinal di Stadion Kanjuruhan Malang, digelar satu hari pada 17 Februari. Ada dua pertandingan yang dilangsungkan sore dan malam hari," jelas Amir. 

Seperti diketahui, Madura United nyaris saja tersingkir setelah hanya mengumpulkan 4 poin, hasil dari sekali seri, sekali menang, dan sekali kalah. Namun di luar dugaan Bhayangkara FC yang di atas kertas lebih diunggulkan ketimbang Persik Kediri, justru tumbang di laga terakhir Grup A, Jumat (14/2) malam.  

Amir memastikan, semua tim siap bertanding di Malang, termasuk Persebaya yang memiliki rivalitas sangat kuat dengan Singo Edan. Jadi, Asprov memastikan dua laga semifinal digelar di Malang.

Dua laga semifinal sendiri digelar pada 17 Februari mendatang. Pertandingan pertama digelar pukul 15.30 WIB, sedangkan laga kedua pukul 19.00 WIB. (ley/jon)

Editor : Jon Soeparijono
Penulis : Stenly Rehardson

  Berita Lainnya





Loading...