MalangPost - Pandemi Covid-19, Pesantren Roudhatul Quran Tetap Istiqomah Menghafal Alquran

Kamis, 13 Agustus 2020

  Mengikuti :

Pandemi Covid-19, Pesantren Roudhatul Quran Tetap Istiqomah Menghafal Alquran

Kamis, 04 Jun 2020, Dibaca : 2118 Kali

MALANG - Pandemi Covid 19 tak menyurutkan semangat santri Pondok Pesantren Raodhatul Quran untuk melaksanakan rutinitas mereka menghafal Alquran. Selama masa pandemi covid-19 mereka belajar di rumah masing-masing. Baik yang berstatus sebagai santri di Pondok Pesantren Roudhatul Quran maupun santri di Darut Tahfidz (Rumah Tahfidz Binaan Pesantren Roudhatul Quran).

 

Pengasuh Pondok Pesantren Roudhatul Quran, Ustadz Achmad Dani Setiyawan,  S.PdI mengatakan, kegiatan menghafal Alquran tetap berjalan seperti biasanya. Namun yang berbeda jika pada kondisi normal dilaksanakan tatap muka, maka selama pandemi kegiatan hafalan maupun muroja'ah (mengulang hafalan) dilaksanakan secara daring. Yaitu dengan video call melalui aplikasi WhatsApp maupun yang lain.

Secara teknis tetap sama. Satu guru membimbing empat sampai lima santri. Waktunya pun tidak berubah mulai setelah ashar hingga menjelang magrib. "Rutinitas santri menghafal Alquran tetap berjalan. Kami hanya libur hari Sabtu dan Minggu saja," ucapnya.

Menurut Ustadz Dani, pembelajaran secara daring mengalami penuruan kualitas karena beberapa kelemahan. Salah satunya tidak bertemunya guru dan murid.  Sementara untuk menghafal Alquran santri butuh motivasi yang besar. Dan biasanya motivasi tersebut diberikan oleh guru dengan pendekatan. "Kalau secara online seperti ini ya motivasinya kami bergantung pada orang tua," katanya.

 

Ia menjelaskan, bahwa pembelajaran Alquran harus Talaki. Artinya siswa harus berhadapan dengan guru. Maka sebisa mungkin setoran juga dilakukan secara langsung atau virtual. Bukan berupa rekaman yang dikirimkan pada guru. “Jadi kami tidak menerima kalau yang disetor itu berupa rekaman, tapi harus secara langsung berupa video call,” tuturnya.

Setiap harinya santri diberikan tugas menambah hafalan dan muroja'ah. Untuk muroja'ah juga diserahkan pada orang tua di malam hari. Sementara untuk setoran hafalan dilaksanakan keesokan harinya dengan bimbingan guru.

Pondok Pesantren Roudhatul Quran berdiri dibawah naungan Yayasan Roudhatul Quran Insan Madani. Pesantren ini memiliki tiga rumah tahfidz binaan di Kota Malang. Yakni di Jalan Ikan Teri Tunjungsekar, Jalan Cakalang dan Jalan LA Sucipto.

 

Di tengah pandemi seperti saat ini, Ustadz Dani selaku pengasuh selalu mengimbau kepada para santrinya untuk senantiasa membaca dan menghafal Alquran. “Jaga Alquran jangan sampai pandemi ini kita lemah dan lengah menjaga Alquran. Bagaimana pun kondisinya kita tetap menjaga Alquran. Dengan begitu kita tetap dijaga oleh Allah SWT,” pungkasnya. (imm/udi)

Editor : Mahmudi Muchid
Penulis : Imam Wahyudi