MalangPost | Pandemi Covid-19, Dewan Minta OPD Siapkan Lelang

Sabtu, 06 Juni 2020

  Mengikuti :


Pandemi Covid-19, Dewan Minta OPD Siapkan Lelang

Selasa, 31 Mar 2020, Dibaca : 2019 Kali

BATU - Pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi segala sektor. Namun persiapan segala perencanaan administrasi lelang OPD Pemkot Batu harus tetap jalan.
Hal itu ditegskan anggota Komisi C DPRD Kota Batu, Didik Machmud menjelaskan,  perencanaan dan administrasi program, termasuk lelang tak boleh mandek. Ketua DPD Partai Golkar Kota Batu ini mengimbau OPD bisa menyiapkan semua administrasi berbagai proyek pekerjaan. Tujuannya, setelah pandemi Covid-19 berakhir, pekerjaan langsung dilaksanakan.
"Dengan kondisi seperti ini, penting segala administrasi bisa dikerjakan terlebih dahulu, baik itu lelang atau PL. Jangan sampai setelah pandemi selesai baru siap-siap da akhirnya pelaksanaan molor," ujar Didik kepada Malang Post, Selasa (31/3) .


Setidaknya, kata dia, OPD harus melakukan antisipasi. Diantarnya menghubungi beberapa rekanan supaya menyiapkan berkasnya.
"Jadi tidak ada alasan tidak bisa menyelesaikan administrasi terlebih dahulu dengan kondisi saat ini. Karena itu saya berharap administrasi dan segala perencanaan bisa diselesaikan oleh OPD," terangnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu, Ir. Punjul Santoso M.M menyampaikan terkait program-program pemerintah seperti lelang harus tetap berjalan dengan adanya pandemi Covid-19. Melihat data LPSE ada 47 lelang dengan total anggaran Rp 48,8 miliar dari 10 OPD hingga Maret ini.
"Lelang harus tetap jalan tiap OPD, meski dengan situasi pandemi Covid-19 ini. Sehingga nanti setelah bencana nasional ini selesai bisa langsung dikerjakan," paparnya.


Dari total 47 pengadaan yang menggunakan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP), 41 melalui Lelang dan enam sisanya melalui Penunjukan Langsung. Diharapkan semua proyek tersebut bisa dimulai April.
"Karena itu kami harap semua dinas melakukan kelengkapan adminstrasi. Sehingga secepatnya bisa segera dilaksanakan April atau setelah pandemi Covid-19 berakhir," bebernya.


Beberapa lelang masuk dalam LPSE diantaranya pembangunan tandon air komplek stadion senilai Rp 268 juta melalui Dinas Pendidikan, pembangunan kandang sapi komunal senilai Rp 972 juta melalui Dinas Pertanian.
Ada juga pembangunan museum HAM Munir senilai Rp 10,4 miliar melalui DPKP2 dan pengadaan peralatan dan mesin pemadam kebakaran senilai Rp 964 juta melalui Dinas Penanggulangan Kebakaran. (eri/feb)

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Kerisdiyanto