Pabrik Triplek di Malang Terbakar 10 Jam | Malang Post

Jumat, 15 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Sabtu, 09 Nov 2019, dibaca : 3069 , halim, fino

MALANG – Kebakaran hebat melalap pabrik triplek UD Abdilla, Dusun Sumberawan RT 10 RW 03 Desa Toyomarto Kecamatan Singosari Kabupaten Malang, Kamis (7/11) malam. Pabrik milik Abdul Kodim, 56, diamuk si jago merah. Saat petugas Damkar Kabupaten Malang tiba di lokasi, api masih membara.
Dari keterangan yang dihimpun, saksi mata, pegawai UD Abdilla, Kaseri, sedang bekerja sekitar pukul 18.45. Ketika itu, dia melihat alat oven kayu manual di gudang oven, mengalami peningkatan intensitas api. Melihat api yang semakin membesar, dia melaporkan kejadian ini kepada pemilik usaha, yaitu Abdul Kodim.

   Baca juga : Tepergok Curi Motor, Nyonyor Dimassa
Ketika pemilik sudah mendapati api berkobar-kobar dari gudang tersebut, dia langsung menghubungi Polsek Singosari dan Damkar Kabupaten Malang. Tim pemadam meluncur ke lokasi kebakaran. Yaitu, lima mobil pemadam, gabungan tiga mobil pemadam Kabupaten Malang, satu mobil pemadam Bentoel dan satu pemadam Kota Malang.
Petugas pemadam yang melakukan pemadaman, bekerja keras untuk mengalahkan api. Karena posisi api berada tepat di antara bahan-bahan triplek, api sangat bandel. “Kami mulai pemadaman sekitar pukul 19.30 WIB, tapi api baru berhasil dijinakkan pukul 05.15, hari Jumat,” ujar Agus ‘Ambon’ Suyanto, Kasi Penanggulangan Kebakaran Bidang PPBK Kabupaten Malang, kepada Malang Post kemarin.
Total, pemadam membutuhkan waktu kurang lebih 10 jam untuk memastikan api benar-benar musnah dari lokasi pabrik triplek tersebut. Ambon menyebut, bantuan dari PMK Kota Malang dan PMK Bentoel memang dibutuhkan demi mempercepat proses pemadaman, sekaligus mencegah adanya rambatan api ke area lain.
Setelah pemadaman selesai, Kanit Reskrim Polsek Singosari, Iptu Supriyono bersama anggotanya, melakukan olah TKP sekaligus penyelidikan. Menurut Supriyono, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap penyebab awal kebakaran hebat ini.
“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” tandasnya. Meski demikian, dari hasil perhitungan korban, kerugian yang dialami oleh UD Abdilla mencapai sekurang-kurangnya Rp 500 juta.(fin/lim)



Loading...