Operasi Saber Sampah, 11 Orang Tertangkap Tangan | Malang Post

Sabtu, 14 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Sabtu, 12 Okt 2019, dibaca : 441 , aim, ira

MALANG – Banyaknya masyarakat yang membuang sampah sembarangan, mendapat perhatian serius dari Camat Singosari Bagus Sulistyawan. Jumat (11/10), mereka melakukan operasi Saber Sampah. Hasilnya 11 orang diamankan karena tertangkap tangan oleh petugas saat membuang sampah sembarangan.
”Mereka yang tertangkap basah membuang sampah sembarangan kami minta kartu identitasnya. Mereka dapat mengambil kartu identitasnya di Kecamatan Singosari,’’ kata Bagus kepada Malang Post.
Saat mengambil, tambah Bagus, warga tersebut harus membawa surat pengantar dari kepala desa atau kelurahan, disertai dengan surat peryataan tidak mengulangi perbuatannya, membuang sampah sembarangan.
Sanksi ini dikatakan mantan Camat Dampit ini diterapkan untuk memberikan efek jera. Mengingat masalah sampah dampaknya bisa cukup besar. ”Selain kotor, sampah juga menimbulkan bau tidak sedap. Selain itu sampah juga dapat menyebabkan banjir saat musim penghujan,’’ tambahnya.
Operasi saber sampah digelar di 9 titik se Kecamatan Singosari, mulai dari gerbang masuk Jalan Tumapel, area Sungai Pagentan, Jalan Masjid, Jalan Wijaya, Jalan Sidagung, Jalan Rogonoto, Jalan Sido Mukti, Jalan Sidodadi, dan Pasar Singosari.
”Kenapa 9 titik ini, karena di sini kerap dijadikan tempat warga membuang sampah. Padahal disana tidak ada tempat pembuangan sementara,’’ katanya.
Operasi saber sampah ini melibatkan 90 orang. Selain dilakukan oleh pegawai kantor kecamatan, operasi ini juga melibatkan anggota Koramil Singosari, anggota Polsek Singosari, pegawai kelurahan di Singosari, pegawai UPT Lingkungan Hidup, dan UPT Pasar Singosari.
”Usai apel, seluruh tim langsung bergerak sesuai dengan lokasi yang ditentukan. Mereka langsung mengamankan warga, saat ada yang membuang sampah sembarangan,’’ ungkapnya.
Selama operasi berlangsung, Bagus mengaku beberapa kali harus bersitegang dengan warga, yang tertangkap membuang sampah sembarangan. Itu karena mereka menolak kartu identitasnya diamankan.
”Saat kami amankan mereka ada yang mengatakan tindakannya itu benar. Dan banyak alasan lain. Tapi kemudian kami juga menunjukkan aturan hukum. Alhamdulillah, kemudian mereka paham, dan berjanji tak mengulangi perbuatan membuang sampah sembarangan,’’ tambah mantan Lurah Candirenggo, Kecamatan Singosari ini. (ira/aim)



Jumat, 13 Des 2019

Skadron 32 Lanud Abd Saleh

Loading...