ODP dan PDP di Kabupaten Malang Bertambah

Jumat, 05 Juni 2020

  Mengikuti :


ODP dan PDP di Kabupaten Malang Bertambah

Sabtu, 28 Mar 2020, Dibaca : 1464 Kali

MALANG - Sebelumnya tiga warga Kabupaten Malang yang dinyatakan positif Covid-19 dinyatakan mulai membaik. Namun perkembangan kondisi mereka, belum diketahui lagi lantaran belum diinformasikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang.

Sementara ODP dan PDP di Kabupaten Malang terus bertambah. Sabtu (28/3) kemarin, jumlah ODP di Kabupaten Malang mencapai 62 orang. Padahal hari sebelumnya, jumlahnya 39 orang.

 

Sementara untuk PDP hingga kemarin sebanyak 17 orang atau bertambah satu orang dibanding hari sebelumnya. Kepala Dinkes Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo mengatakan, ODP ada tambahan dua kasus pertiga hari terakhir.

“Awalnya hanya 15 ODP. Kemudian Jumat lalu ada tambahan satu ODP. Itu karena ada warga yang tadinya statusnya ODP naik menjadi PDP. Begitu juga hari ini, ada tambahan satu kasus,’’ katanya.

Untuk 62 kasus ODP, dijelaskan Arbani 60 orang masih proses pemantauan. Sedangkan dua lainnya, selesai proses pemantauan. Begitu juga dengan 17 kasus PDP, disebutkan Arbani 10 kasus sedang menjalani perawatan.

Sedangkan tujuh lainnya sehat dan telah pulang ke rumah. “Baik ODP yang dalam pemantauan dan PDP yang belum sembuh, mereka masih menjalani perawatan. Mereka dirawat di rumah sakit rujukan tersebar di seluruh Malang Raya,’’ ungkap mantan direktur RSUD Lawang.

 

Namun Arbani mengaku tidak hafal di rumah sakit mana saja mereka dirawat. Lalu bagaimana dengan pasien positif? Arbani mengatakan sampai dengan petang kemarin belum ada tambahan. Jumlahnya masih tetap lima orang. Empat orang dikatakan dalam perawatan, dan satu lainnya meninggal dunia beberapa waktu lalu. Seiring dengan terus bertambahnya ODP maupun PDP, Arbani meminta kepada seluruh masyarakat mematuhi imbauan pemerintah.

Mulai dari menerapkan pola hidup bersih dan sehat, sering cuci tangan, menggunakan hand sanitizer, dan menerapkan social distancing. Dia menekankan kepada seluruh warga agar sementara jangan keluar rumah dan tidak menerima tamu. Dengan begitu kata Arbani akan cepat memutus mata rantai penyebaran Covid 19.(ica/ira/eri/van)

Editor : Vandri Battu
Penulis : Redaksi