Nyaman Tapi Menyesakkan | Malang Post

Senin, 18 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Selasa, 01 Okt 2019, dibaca : 1218 , rosida, Gevzi

Aduh, gimana mau marah liat doi cuek sama kamu? atau lagi jalan sama cewek lain? Dia kan gak ada ikatan dengan kamu? Tapi, kamu dan dia saling sayang...hayooo! Kesal, sebal tapi ingat lagi, doi bukan pacar kamu...) Cemburu? Apa hakmu? Ups!

Hmm.. ngomongin soal rasa dan perasaan tiap orang pasti punya pengalamnya pribadi. Ada yang merasa trauma dengan rasa cinta, ada yang takut kehilangan dan mengulangi kesalahan yang lalu. HTS atau Hubungan tanpa status itu dibilang jomblo bukan, kalau dibilang pacaran juga enggak ada pernyataan. HTS pasti pernah kalian alami waktu masa-masa PDKT bukan?
Ternyata menurut survey Genzi, hampir setengah dari para Genzier lebih nyaman HTS dibanding pacaran loh, dengan perbandingan 55% pacaran dan 45% HTS. Menurut mereka HTS bukan hanya sebagai pelarian buat kamu yang merasa pernah disakiti dan takut untuk terulang lagi, jika kalian menjalani hubungan tanpa status pasti enggak akan terkengkang.
“Mending aku TTS sih dari pada pacaran, menurutku pacaran itu bakal mengurangi keleluasaan kamu, kemana-mana harus ada sepengetahuan dia, apa lagi kalau enggak bales chat pasti nething, susah deh pokoknya,” ujar Dewi Aprilia Genzier dari UMM.
Namun enggak semua dalam HTS itu menguntungkan ya, ada beberapa dari mereka yang menjalani HTS berakhir dalam waktu dekat loh guys !
“Kalo enggak enaknya sih kita enggak bisa cemburu ya, namanya juga bukan pacar mau ngatur ? hehehehe, tapi ada juga cowok yang peka kalau kita saling menjaga walau tanpa status pacar,” sambung Dewi.  
Berbeda dengan Genzier asal Unmer Ananda Chevi,  ia berpendapat kalau HTS itu enggak begitu efektif dan hanya membuat sakit hati karena enggak bisa lebih memprioritaskan perasaan satu sama lain.
“Kurang efektif sih, kalau menurutku kalau hanya sekadar teman pasti kita enggak punya hak untuk cemburu dong ? tapi iya sih ujung-ujungnya kita emang kurang bebas, tapi mau gimana lagi ?” ujar Ananda.
Kalau bisa merasakan bebas dalam berteman yang ada pasti rasa cemburu, tapi kalau kita mendepankan perasaan agar tidak cemburu yang ada kamu merasa terkengkang bukan?, itu lah dilema yang Chevi ungkapkan.  
Ada banyak alasan kenapa HTS bisa terjadi. Dimana ada dua orang yang saling memberi kenyamanan dan sayang, tapi gak mau memutuskan untuk bersama dan menjalin hubungan yang terikat. Hanya orang-orang yang memiliki kesabaran ekstra dan lapang dada yang bisa menjalankan hubungan tanpa status. Padahal, ia tahu hubungan model begini bisa saja berakhir sangat menyakitkan dan mengecewakan. Ya udah deh, sampaikan, jelaskan, ungkapkan gengs! (*/oci)



Minggu, 17 Nov 2019

Little Things Means Everything

Rabu, 13 Nov 2019

Understanding Your Skin

Loading...