Nurdiansyah Khawatir Penurunan Fisik

Jumat, 05 Juni 2020

  Mengikuti :


Nurdiansyah Khawatir Penurunan Fisik

Sabtu, 28 Mar 2020, Dibaca : 1839 Kali

MALANG - Para penggawa Arema FC berupaya tenang dan disiplin menjaga protokol kesehatan meski tak lagi latihan bersama. Contohnya, bek muda Singo Edan, Nurdiansyah yang tetap berupaya menjaga kondisi fisik di kampung halamannya, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Hanya saja, Nurdiansyah mengakui latihan pribadi tidak akan sama dengan latihan untuk kompetisi. Karena, hampir pasti kondisi fisik bakal merosot karena tidak ada pertandingan. “Karena jeda kompetisi terlalu lama, pasti saya dan teman-teman pemain, khawatir dengan penurunan kondisi fisik,” ujar Nurdiansyah.

 

Sepanjang persiapan Liga 1 Indonesia 2020, seluruh penggawa tim asuhan Mario Gomez berlatih sangat keras. Masa persiapan liga dan pemusatan latihan pra musim, dilalui dengan peluh dan keringat. Tapi, belum genap empat pekan, Liga 1 Indonesia 2020 terpaksa harus dihentikan karena coronavirus. Padahal, PSSI dan PT LIB sudah sukses memulai liga secara tepat waktu.

“Ya tentu latihan pra musim lalu akhirnya bisa sia-sia karena jeda kompetisi yang lama,” kata mantan pemain Borneo FC itu.

 

Nurdiansyah mengaku, kestabilan dan kebugaran kondisi olahragawan, pada akhirnya bergantung pada disiplin individu. Pesepakbola muda yang berposisi sebagai defender itu, memanfaatkan liburan di rumah, sebagai upaya menjaga kondisi fisik. Dia berharap, latihan individu di rumah bisa mencegah kemerosotan drastis kebugaran dan kondisi fisik. Dia pun siap mendisiplinkan diri agar tak ketinggalan.

“Selama liburan, saya tetap berlatih di rumah, supaya kondisi fisiknya tidak ketinggalan,” tambah Nurdiansyah.

 

Sesuai perintah pelatih, Nurdiansyah menjalankan latihannya secara online dan mengirimkan video rekaman latihannya kepada tim pelatih. Video latihan ini menjadi bentuk pengawasan tim pelatih kepada pemain.

Karena Jombang belum masuk zona merah seperti di Malang, Nurdiansyah masih bisa berlatih di lapangan sepakbola dan tempat fitness di Jombang.

“Masih ada yang buka, baik tempat fitness dan lapangan sepakbola. Tapi, saya pribadi tetap jaga kebersihan dan sanitasi diri,” tutup pemain 21 tahun ini.(fin/jon)

Editor : Jon Soeparijono
Penulis : Fino Yudistira