NOTHING TO LOSE | Malang Post

Minggu, 17 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Sabtu, 19 Okt 2019, dibaca : 1035 , parijon, stenly

SAMARINDA – Arema FC harus membuktikan diri bila mereka tidak terpuruk secara mental usai kalah dari PSM Makassar di laga tunda, tengah pekan lalu. Partai lawan Persipura di pekan 23 Liga 1 2019 yang akan berlangsung di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Minggu (20/10) malam ini menjadi kesempatan emas Hendro Siswanto dkk menunjukkan hal tersebut. Mereka pantang terus dalam tekanan dan berusaha mendapatkan poin melawan Tim Mutiara Hitam.
Arema bertekad tampil nothing to lose saat melawan Persipura Jayapura. Mereka ingin bermain bagus dan percaya bila bisa bermain bagus, maka kesempatan mencuri kemenangan sangat besar, sekalipun bermain di kandang lawan.
Untungnya, Persipura menjadi musafir. Mereka tidak bermain di Jayapura, yang bisa memperbesar peluang untuk menang. Bermain di Stadion Aji Imbut, harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk memperbaiki rekor away atas Boaz Solossa dkk.
“Setelah melawan PSM, kami datang dengan jeda waktu tiga hari untuk recovery. Kami rasa itu sangat cukup menjadi modal melawan Persipura,” papar Pelatih Arema, Milomir Seslija.
Ia mengakui, lawan kali ini bukanlah tim yang ringan untuk ditundukkan Arema. Persipura tampil konsisten dalam dua bulan terakhir. Di bawah racikan Jacksen F Tiago, Tim Mutiara Hitam bangkit dari keterpurukan.
“Kami tak mau bicara banyak tentang seperti apa kekuatan mereka. Yang jelas, Jacksen memberikan apa yang diinginkan Persipura dan memberikan kepercayaan diri pada pemain,” tuturnya.
Pelatih asal Bosnia itu menyampaikan, Persipura memiliki kekuatan istimewa dalam hal serangan. Namun, Arema akan memberikan yang terbaik menghadang kekuatan tersebut. “Kami akan bermain bagus layaknya kami ingin mengalahkan Persipura. Bila bermain bagus, kami bisa mendapatkan poin,” terang Milo, sapaan akrabnya.
Milo menyampaikan, memang tidak akan mudah mendapatkan poin penuh melawan Persipura. Akan tetapi, eks pelatih Madura United itu memiliki cara untuk melawan Persipura.
“Kami akan bermain dengan nothing to lose. Kami tidak datang untuk bermain bertahan. Dan Arema akan menikmati pertandingan. Pertandingan melawan Persipura akan menjadi pertandingan yang bagus,” tambah dia.
Sementara itu, Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago mengatakan timnya sudah melakukan persiapan matang melawan Arema. Mereka memiliki waktu latihan selama 12 hari, termasuk tiga kali latihan di Tenggarong.
“Tadi  kami sudah latihan terakhir. Kami sudah menyiapkan detil-detil untuk pertandingan besok (malam ini). Mulai bertahan, menyerang atau set piece,” paparnya.
Dia menegaskan timnya tidak mengalami kendala selama persiapan melawan Arema. Semua dijalani dengan lancar dan pemain menikmatinya. Ia berharap, selama pertandingan diberkati dan mendapatkan hasil yang positif.
Sementara, Jacksen mengakui dia memang sempat mengintip permainan Arema ketika dirinya transit di Makassar dalam perjalanan menuju Samarinda. Ia tak mengelak melihat gaya permainan Arema saat ini seperti apa, terutama ketika bermain tanpa Hamka Hamzah.
“Tetapi pasti setelah kalah, pelatih akan melakukan evaluasi dan beberapa perubahan. Saya sudah sampaikan ke pemain mengenai Arema, tetapi apa yang terjadi (kekalahan Arema dari PSM) tidak bisa bisa menjadi patokan. Lawan pasti evaluasi,” yakin dia.
Lantas, pelatih asal Brasil itu mencontohkan mengenai Jayus Hariono, yang disiapkan Arema untuk bermain melawan Persipura. “Dia tidak main di tim inti. Ada sebuah perubahan. Tetapi kami sudah punya tim analisis, yang melihat dalam beberapa pertandingan,” tandas dia. (ley/jon)



Minggu, 03 Nov 2019

Berikutnya, Hadapi Madura United

Loading...