Nonton Kuda Lumping, Penjual Cilok Dicelurit | Malang Post

Kamis, 12 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Rabu, 28 Agu 2019, dibaca : 2165 , Halim, Ira

Sulhan menjalani perawatan medis di RSSA Malang setelah menjadi korban bacokan Minggu (25/8) dinihari.

MALANG - Nahas dialami  Sulhan, 35, warga Dusun Kedungboto Desa Kedungrejo Kecamatan Pakis. Akhir pekan lalu, dia menjadi korban penganiayaan saat sedang menonton kesenian kuda lumping di Dusun Banjarsari Desa Banjarejo Kecamatan Pakis. Tanpa sebab korban dibacok oleh orang tidak dikenal. Akibatnya korban mengalami luka di kepalanya. Hingga berita ini diturunkan tadi malam, korban masih menjalani perawatan intensif di RSSA Malang. Sedangkan kasus penganiayaannya ditangani anggota Polsek Pakis. "Pelakunya katanya warga Desa Kambingan, sekarang informasinya dikejar oleh polisi," kata Kepala Desa Banjarejo Kecamatan Pakis, Suko Mulyono kepada Malang Post .
Dihubungi Malang Post Suko mengaku tidak mengetahui kejadian sebenarnya, karena dia tidak di lokasi. Dia baru mendapatkan laporan dari warganya, Minggu (25/8) pagi. Namun pihaknya mengaku mendapat beberapa cerita warga yang menyebutkan penganiayaan ini terjadi akibat salah paham.
Saat itu, lanjutnya, pelaku yang sedang menonton kuda lumping tidak terima karena dihina oleh korban. Hanya saja, pelaku tidak hafal siapa orang yang menghina. Pelaku hanya tahu jika orang yang menghinanya berjaket merah.
"Kebetulan saat itu Sulhan (korban) menggunakan jaket warna merah. Sehingga saat itu juga pelaku langsung mengayunkan celurit ke kepala korban," katanya. Tidak hanya sekali, tapi sampai dua kali. Dan keduanya mengenai kepala korban. Saat itu juga, korban ambruk bersimbah darah.
Warga yang melihat kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan. Sedangkan pelaku yang mengetahui korban ambruk langsung kabur.
"Warga langsung membawa Sulhan ke RSSA Malang," katanya.
Sedangkan warga lainnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pakis.
"Hanya itu yang saya tahu. Dan saat korban dibawa ke RSSA Malang kondisinya sadar, dia mengalami luka di kepala. Kabar terakhir menyebutkan kondisi Sulhan semakin baik," tambahnya.
Suko juga menegaskan, di Dusun Banjarsari Desa Banjarejo saat itu memang ada kesenian kuda lumping. "Mulai Sabtu malam saya di lokasi untuk mendampingi Muspika. Sampai pukuk 01.00, kondisinya aman dan tidak ada kejadian. Baru setelah pulang ada kejadian seperti ini," ungkapnya.
Kepala Desa Kedungrejo Kecamatan Pakis Lukman saat dikonfirmasi Malang Post juga membenarkan kejadian tersebut. Dan saat ini korban masih menjalani perawatan di RSSA Malang. "Kondisinya sudah membaik," katanya.
Menurut Lukman, korban ke lokasi Desa Banjarsari Desa Banjarejo Pakis tidak murni melihat. Tapi juga berjualan cilok. "Dia itu kesehariannya menjual cilok. Malam itu juga berjualan cilok di sana," katanya.
Pihaknya pun meminta kepada polisi untuk mengusut tuntas perkara yang membuat warganya cedera ini. Harapannya polisi cepat menangkap pelakunya.(ira/lim)



Loading...