Nekat Melintas, Portal Jembatan Muharto Rusak Ditabrak Truk

Jumat, 18 Oktober 2019

Minggu, 06 Okt 2019, dibaca : 1287 , aim, sisca

MALANG - Portal yang menjadi palang pembatas kendaraan berat melintas di Jembatan Muharto, Minggu (6/10) terlihat rusak. Padahal, portal itu baru selesai dibangun pada Kamis (3/10) lalu. Meski sudah ada rambu larangan melintas di atas jembatan, masih saja ada pengemudi truk yang memaksakan kehendak melintas jembatan yang kondisi fisiknya mengkhawatirkan itu.
Dishub memasang dua portal di batas jembatan, agar kendaraan berat tidak melintas. Rambu-rambu juga sudah dipasang. Tapi, tetap saja dilanggar. Portal yang terpasang ditabrak truk. Salah seorang warga sekitar, Andi Muslih menjelaskan, kerusakan diketahuinya terjadi akibat beberapa kendaraan berat masuk ke kawasan tersebut.
“Yang saya tahu, Sabtu (7/10) malam. Truk muatannya tinggi mau masuk jembatan dan mengenai portalnya dan langsung agak bengkok,” papar warga Muharto Gang 7 ini.
Sementara itu palang pembatas yang terlihat patah adalah yang berada di arah Muharto Gang 7 (arah TPA Sukorejo). Palang ini sudah tidak lagi memalang karena terbelah dua dan patah. Sementara palang di sisi lain masih terlihat memalang walau sedikit bengkok.
Andi menambahkan, jika siang hari tidak banyak truk atau kendaraan dengan muatan besar masuk. Tetapi di malam hari bisa jadi banyak. Pasalnya di malam hari, kawasan Muharto akan ramai warga dan kendaraan karena hendak menuju Pasar Kebalen. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Handi Priyanto menjelaskan, pihaknya sudah mengecek lapangan. Dia sudah mengetahui pelaku perusakan portal itu. “Kejadiannya Sabtu (7/9). Ada pengendara truk memaksa masuk dan tidak tahu kalau dipalang, rusak jadinya,” papar Handi saat dikonfirmasi.
Meski begitu sang pengendara bertanggunjawab dan mendatangi Kantor Dishub setelah kejadian dan siap mempertanggungjawabkan kerusakan yang terjadi. Direncanakan dalam satu dua hari palang tersebut diperbaiki kembali oleh pengemudi tersebut.
Menanggapi hal ini Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang ir Didik Setyanto sudah mengetahui adanya pelanggaran Lalin di jembatan Muharto. Pihaknya hanya melaporkan kejadian tersebut ke Dishub Kota Malang.
“Ya tadi pagi  saja ditabrak dua kali,” terangnya.
Seperti diketahui, dari hasil uji konstruksi, kondisi jembatan sudah turun pondasinya akibat korosi dan sudah goyang jika dilalui kendaraan berat. Kondisi fisik jembatan hanya berkisar 30 sampai 40 persen. Karena itu, Dishub membatasi kendaraan yang melintas. Kendaraan berat dilarang melintas di atas jembatan. (ica/aim)



Loading...

  Follow Us