Malang Post - Nagih Utang Pakai Celurit

Rabu, 08 April 2020

  Mengikuti :


Nagih Utang Pakai Celurit

Kamis, 31 Okt 2019

MALANG - Masalah utang membuat Moch Roni, 34, harus meringkuk di rutan Mapolsek Tumpang, sejak Selasa (29/10) malam. Warga Desa Bokor Kecamatan Tumpang ini ditangkap karena kasus penganiayaan. Korbannya Setia Wahyu Cahyo Purnomo, 22, warga Desa Benjor Kecamatan Tumpang.
Korban dianiaya oleh tersangka dengan sebilah celurit. Akibatnya korban mengalami luka bacok di lengan sebelah kiri, serta luka robek pada jari telunjuk tangan kanan. "Tersangka kami tangkap sesaat setelah melakukan penganiayaan. Ia kami amankan di sekitar lokasi kejadian," ujar Kanitreskrim Polsek Tumpang, Ipda Heriyani.
Diperoleh keterangan, aksi penganiayaan terjadi pada Selasa (29/10) sekitar pukul 17.30. Kejadiannya di dekat rumah korban Desa Benjor, Tumpang. Ceritanya, petang itu tersangka mencari keberadaan korban di rumahnya. Kedatangannya untuk menagih utang pada korban. Pasalnya, korban memiliki utang pada adik tersangka.
Ketika ditagih, korban masih belum bisa mengembalikan. Sehingga terjadi cek-cok mulut. Saat perang mulut inilah, tersangka langsung mengambil sebilah celurit yang sudah dibawanya. Senjata tajam tersebut langsung diayunkan ke arah korban. Sekali sabetan, langsung mengenai tangan korban. Merasa jiwanya terancam, korban berusaha menyelamatkan diri.
Aksi penganiayaan baru berhenti, setelah warga datang melerai. Tersangka pun langsung kabur. Sementara korban yang tidak terima melaporkannya ke Polsek Tumpang. Berdasarkan laporan itulah, polisi langsung menangkap tersangka.
"Pengakuannya tersangka emosi karena saat menagih utang, korban tidak belum bisa membayarnya," tutur mantan Kanitreskrim Polsek Gondanglegi ini.(agp/lim)

Editor : halim
Penulis : agung

  Berita Lainnya





Loading...