Menginap Bersama Wanita, Tewas di Kamar Hotel

Selasa, 02 Juni 2020

  Mengikuti :


Menginap Bersama Wanita, Tewas di Kamar Hotel

Selasa, 11 Feb 2020, Dibaca : 1746 Kali

Menginap Bersama Wanita, Tewas di Kamar Hotel //// judul
MALANG - Seorang pria tewas setelah ngamar di salah satu hotel di Jalan Panglima Sudirman, Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang, Senin (10/2). Supratikno, 35 tahun, warga Tambakrejo Sumbermanjing Wetan, meninggal di RS Wava Husada, Kepanjen.
AKP Yatmo, Kapolsek Kepanjen menyebut, laporan masuk sekitar pukul 11.00 WIB. “Tapi, kejadiannya berlangsung sekitar pukul 05.30. Semua berawal dari pegawai hotel yang mengingatkan tamunya, agar keluar dari kamar karena sudah waktunya check out,” ujar Yatmo kepada Malang Post.
Menurut keterangan yang dihimpun petugas, korban sudah masuk di dalam penginapan sekitar pukul 22.00 Minggu malam. Dia masuk bersama seorang wanita. Setelah semalaman menginap, Senin pagi resepsionis hotel mengingatkan tamunya agar check out karena sudah habis jam menginapnya.
“Tapi, tidak ada jawaban saat resepsionis menelepon. Panggilan dilakukan dua kali, dan baru diangkat pada panggilan kedua, sekitar pukul 05.30 WIB,” ujar Yatmo. Saat itu, teman wanita korban, mengangkat telepon, dan melaporkan bahwa korban sudah dalam kondisi kritis. Sehingga, resepsionis, membawa korban ke RS Wava Husada untuk mendapatkan perawatan.
Sayangnya, nyawa korban tak tertolong dan dinyatakan meninggal di RS Wava Husada pukul 08.00 WIB. Setelah jenazahnya masuk rumah sakit, laporan baru dilayangkan ke Polsek Kepanjen. Petugas merespon dengan penyelidikan. Teman wanita korban dimintai keterangan petugas.
Olah TKP juga dilakukan di kamar tempat korban menginap semalaman. Polisi, menemukan sejumlah barang bukti, yaitu miras berbagai jenis dan botol minuman energi. “Ditemukan sejumlah minuman keras, dan botol minuman energi. Semua sudah kosong,” sambung mantan Kapolsek Gondanglegi itu.
Petugas tidak bisa membuat kesimpulan soal penyebab kematian korban. Karena, pihak keluarga sudah meminta kepada Polsek Kepanjen untuk tidak melakukan otopsi terhadap tubuh korban. Surat resmi dibuat oleh pihak keluarga tentang pernyataan ini. Jenazah korban, langsung dibawa ke rumah duka. (fin/feb)

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Fino Yudistira