Memenuhi Kebutuhan Air Bersih, Pemkab MoU dengan USAID | Malang Post

Minggu, 15 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Senin, 14 Okt 2019, dibaca : 357 , udi, ira

MALANG – Untuk kali ketiga United States Agency Internasional Development (USAID), bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Malang. Kali ini, USAID menawarkan program Indonesia Urban Water, Sanitation and Hygiene (IUWASH) Plus. Kerja sama tersebut memprioritaskan masalah kesehatan dan kebersihan lingkungan di masyarakat.
Kerja sama itu ditandai dengan penandatangan Memorandum Of Understanding (MoU) oleh Bupati Malang H M Sanusi dan Chief of Party IUWASH Plus, William J Parente di Pringgitan Pendopo Kabupaten Malang.”Kami mengucapkan terima kasih kepada tim USAID, yang melakukan kerja sama program IUWASH Plus dengan Kabupaten Malang. Kami berharap melalui kerja sama ini, target Kabupaten Malang dalam pemenuhan kebutuhan air bersih dan sanitani dapat tercapai,’’ katanya.
Bahkan, melalui kerja sama yang berkelanjutan ini, tahun 2020 nanti, Kabupaten Malang sudah bebas stunting. ”Ini salah satu manfaatnya adanya kerja sama USAID dengan Pemkab Malang. Terlebih USAID membawa prorgam baru IUWASH Plus, yang menjadi kelanjutan program sebelumnya,’’ ucap mantan Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) DPRD Kabupaten Malang ini.
Menurut Sanusi, di Kabupaten Malang, angka stunting masih dua digit, dan mencapai angka 12 persen. Tapi demikian, dari beberapa  kecamatan sudah tidak ada stunting. ‘’Seperti di Kecamatan Pagak dan Kecamatan Pakisaji, stuntingnya sudah nol. Dengan adanya pendampingan dari USAID, bebas stunting ini bisa lebih cepat,’’ ungkapnya.
Sementara itu, Chief of Party IUWASH Plus, William J Parente, mengatakan jika program IUWASH Plus ini merupakan kelanjutan kerja sama yang sudah dijalin sebelumnya. Kerja sama pertama dijelaskan Bill, begitu William J Parente, akrab dipanggil USAID fokus pada program MDGs (millennium development goals) atau pembangunan global. Sedangkan kerja sama kedua USAID fokus pada peningkatan akses sanitasi dan air bersih. Sedangkan ke tiga IUWASH Plus fokus pada suistanable development goals (SDGs) atau peningkatan kualitas yang berkelanjutan.
Dalam kerja sama itu, targetnya meningkatkan akses air bersih dan kepemilikan jamban yang higienis dikalangan masyarakat kurang mampu. Dia menguraikan pihaknya memerlukan kerja sama dengan pemerintah lokal untuk memetakan wilayah. ”Melalui kerja sama ini kami dapat mendapatkan data siapa saja orang yang akan mendapat pendampingan.’’ paparnya.
Dia mengatakan, terkait program IUWASH Plus pihaknya tidak melakukan pembangunan fisik. Tapi lebih pada pendampingan berupa bantuan teknis. USAID sendiri, kata Bill, tidak hanya bekerjasama dengan Pemkab Malang. Tapi juga dengan beberapa daerah lain. Diantaranya wilayah Sumatera Utara, Jawa Barat, Tangerang Wilayah Jawa Tengah. Sementara dua wilayah lainnya yaitu Jawa Timur dan Sulawesi Selatan serta Indonesia bagian timur.
Program IUWASH Plus akan digelar selama dua tahun, sampai dengan 2021. Harapannya, melalui program ini, tahun 2021, seluruh masyarakat Kabupaten Malang sudah mendapatkan akses air bersih dengan baik. Selain itu, masyarakat kurang mampu juga sudah memiliki jamban mandiri. (ira/udi)



Jumat, 13 Des 2019

Skadron 32 Lanud Abd Saleh

Loading...