Megawati Buang Muka ke Surya Paloh, Sinyal Retaknya Koalisi Indonesia Kerja

Selasa, 22 Oktober 2019

  Follow Us

Rabu, 02 Okt 2019, dibaca : 921 , bagus, net

JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri tak menyalami Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Ini terjadi pada acara pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Selasa, 1 Oktober 2019. Megawati malah terlihat membuang muka saat melewati Surya Paloh.
Kejadiannya terekam dalam video acara pelantikan yang ditayangkan salah satu stasiun televisi swasta nasional. Lantas menjadi viral karena dipotong dan dishare di banyak platform media sosial. Jelas terlihat bahwa Megawati memang cuek kepada Surya Paloh.
Ia berjalan melewati tempat duduk Agus Harimurti Yudhoyono, putra sulung Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Disamping AHY ada politikus Golkar Rizal Mallarangeng yang n mengulurkan tangan kepada Megawati untuk bersalaman. Megawati pun menyalami Rizal. Melihat itu, AHY berusaha mengulurkan tangan, namun Mega sudah berjalan berlalu dari depannya.
"Menurut cerita, sama AHY mau salaman tapi AHY terlambat berdiri. Tapi Ibu Mega sempat senyum ke AHY," kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief.
Di samping Rizal itulah berdiri Surya Paloh. Saat akan lewat di depan Surya Paloh, Megawati malah memalingkan muka ke arah lain dan tersenyum. Surya Paloh yang tadinya berdiri pun langsung duduk.
Setelah melewati Surya Paloh, Megawati kembali menyalami tokoh-tokoh lain, yakni Wakil Presiden 2019-2024 Ma'ruf Amin dan pelaksana tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suharso Monoarfa.
Konon hubungan Megawati dan Surya Paloh disebut merenggang beberapa waktu lalu. Surya Paloh dianggap membuat poros dengan mengundang tiga ketua umum partai koalisi Jokowi ke kantornya di Gondangdia, Jakarta Pusat.
Selang beberapa hari, Megawati gantian mengundang Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ke rumahnya di Teuku Umar, Jakarta Pusat. Di hari yang sama dengan pertemuan itu, Surya juga mengundang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke kantornya.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang berada di lokasi dan mendampingi Megawati membantah hubungan Megawati dan Paloh masih panas. Ia menjelaskan kronologi kejadian saat itu. Hasto saat itu memang berada di dekat Megawati.
"Saya kan sudah tunjukkan video ini ke Ibu. Pas Ibu mau salaman, ada saya dan Pak Suharso menghalangi, jadi akhirnya kelewatan. Jadi itu enggak kelihatan Pak Paloh karena saya dan Pak Suharso maju," kata Hasto kepada kumparan, Rabu (2/10).
"Coba itu kameranya diambil dari sisi lain, pasti terlihat bahwa emang tak kelihatan," lanjut Hasto.
Hasto menegaskan hubungan Megawati dan Paloh masih sangat baik. Hal ini terbukti saat keduanya bersama ketum pendukung koalisi Jokowi bertemu Presiden Jokowi pada Selasa (30/9) malam. Menurut Hasto, Megawati dan Paloh saat itu akrab.
"Hubungan masih bagus. Kemarin dalam pertemuan dengan Presiden, bersama-sama berdiskusi, bertukar pikiran. Jadi tidak ada hubungan panas. Masyarakat Indonesia suka drama dan itu hanya aspek teknis," lanjut dia.
Sementara itu, Ketua DPP NasDem Martin Manurung juga membantah hubungan Paloh dan Megawati menegang.
"Enggak terlalu dibesar-besarkanlah. Yang penting Pak Surya kan sudah menunjukkan gesture berdiri. Ibu Mega pas melihat ke kiri. NasDem selalu berprasangka baik," kata Martin.

Surya Paloh Tanggapi Santai
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menanggapi santai saat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri membuang muka ketika dirinya berdiri untuk berjabat tangan dalam acara pelantikan anggota DPR 2019-2024, Selasa (1/10). Paloh pun menegaskan dirinya tak memiliki masalah personal dengan Presiden ke-5 RI itu yang membuat hubungan keduanya renggang.
"Tanggapan saya, saya ketawa saja. Dari saya tidak ada masalah personal," kata Paloh di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10).
Terlebih, kata Paloh, hubungannya dengan Megawati telah berjalan selama 40 tahun. Untuk itu, ia memastikan akan terus menjalin hubungan baik dengan Megawati.
"Hubungan saya dengan Bu Mega, kalau dari saya pasti baik-baik sajalah, baguslah. Mbak Mega kan sudah 40 tahun saya berteman," ucap dia.
Lebih lanjut, Paloh mengatakan Koalisi Indonesia Kerja (KIK) tetap solid hingga saat ini. Baginya, soliditas merupakan modal utama untuk menjalankan sejumlah agenda politik.
"Kalau memang suasana soliditas yang saya pahami solid, solid. Kalau enggak solid ngapain lagi kita. Apa yang kita miliki, modal utama adalah soliditas. Begitu tidak soliditas itu terjaga, rusak semuanya," tutupnya.
Hubungan Megawati dan Surya Paloh disebut sempat memanas saat adanya pertemuan berbeda antara keduanya. Beberapa waktu lalu, Megawati bertemu dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Surya Paloh bertemu dengan Gubernur Anies Baswedan dalam hari yang sama.
Setelah itu, sejumlah internal KIK menyebut hubungan keduanya sempat tegang dipicu dengan posisi Ketua Jaksa Agung yang diisi oleh M. Prasetyo.(tmp/cni/ary)



Loading...