Mayat Siswa SD, Organ Tubuh Diambil | Malang POST

Senin, 17 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Senin, 13 Jan 2020,

BEREDAR kabar di media sosial WhatsApp (WA), soal penemuan mayat seorang siswa kelas satu SDN Pademangan Barat 11, Jakarta Utara, pada pukul 22.00 WIB malam, di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.
“Telah ditemukan mayat seorang anak SDN Pademangan Barat 11 kelas satu pada pukul 22.00 di Kemayoran,,, dgn kondisi yang mengenaskan yaitu anggota organ tubuh bagian dalamnya telah diambil dan dijual oleh pelaku Untuk para rekan guru untuk lebih waspada terhadap anak anak didiknya," bunyi pesan tersebut.
Kepolisian menegaskan hal tersebut tidak benar. “Tidak benar, itu hoax,” ujar Kapolsek Kemayoran Komisaris Polisi Syaiful Anwar. Syaiful memastikan, kabar tersebut bohong atau hoax setelah pihaknya melakukan penelusuran. Tidak didapati peristiwa itu di kawasan Kemayoran.
Setelah diselidiki lebih lanjut bersama dengan jajaran Polres Metro Jakarta Pusat, ternyata foto bocah yang disebut korban itu adalah foto korban Rohingya. Kejadiannya pun di luar Indonesia. “Itu kejadiannya di luar (Indonesia),” katanya.
Sementara untuk foto jenazah anak yang ditemukan kepolisian di semak-semak adalah korban pemerkosaan di Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Majelis hakim menghukum Terdakwa Hendri Alboi Limbong dengan pidana penjara 15 tahun karena terbukti melakukan pembunuhan sebagaimana dalam Pasal 339 KUHP.
Berkaitan dengan informasi “Selebaran Berlogo Polda Jabar soal Waspada Penculik Anak”, Polda Jabar tidak pernah mengeluarkan selebaran seperti itu. Polda Jabar punya Bhabinkamtibmas yang sosialisasi ke masyarakat jelas Kabid Humas Polda Jabar Kombes (Pol) Yusri Yunus.(agp/lim)

Editor : Abdul Halim
Penulis : Agung Priyo



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...