Malang Post - Mayat Bayi Dibuang di Saluran Irigasi, Gegerkan Warga Sumberpucung

Selasa, 31 Maret 2020

  Mengikuti :


Mayat Bayi Dibuang di Saluran Irigasi, Gegerkan Warga Sumberpucung

Minggu, 16 Feb 2020

MALANG – Setelah mengandung selama 9 bulan 10 hari, ternyata masih saja ada ibu yang tega membuang bayinya. Minggu (16/2) pagi sesosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki, ditemukan warga di saluran irigasi Dusun Suko, Desa/Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Pelaku sengaja membuang bayinya, karena diduga dari hasil hubungan gelap.
Ketika ditemukan kondisi bayi tak berdosa itu dalam keadaan terkelungkup. Meskipun tubuhnya masih utuh, namun kepalanya sudah rusak. Bahkan sudah mengeluarkan bau anyir. Dugaannya bayi tersebut dibuang oleh ibunya sekitar dua hari lalu.
“Usai dievakuasi, mayat bayi itu langsung kami bawa ke kamar mayat RSSA Malang. Sementara kasus penemuan bayi ini, sedang kami dalami,” jelas Kapolsek Sumberpucung, AKP Edy Sunyata.
Adalah Tugiman, saksi yang kali pertama menemukan mayat bayi tersebut. Pagi sekitar pukul 07.30 WIB saksi berniat memanen jagung di ladangnya. Ketika hendak memanen, Tugiman mencium bau yang sangat menyengat.
Curiga dengan bau tak sedap itu, saksi lantas mencari sumbernya. Diketahui bahwa bau itu dari benda yang mengapung di saluran irigasi. Begitu didekati saksi terkejut karena sumber bau ternyata dari mayat bayi.
“Saya kira bau bangkai apa. Setelah saya cari ternyata mayat bayi,” ucap saksi kepada petugas. Tugiman seketika mengabari Hendra, yang kebetulan juga ada di ladang. Selanjutnya mereka melaporkan penemuan mayat bayi itu ke perangkat desa, yang diteruskan ke Polsek Sumberpucung.
Polisi yang mendapat laporan lantas mendatangi TKP. Petugas melakukan evakuasi serta olah kejadian perkara. Termasuk juga mendata keterangan saksi di lokasi. Sementara warga yang mendengar ada penemuan bayi, langsung berdatangan karena penasaran.
“Kami masih belum bisa menyimpulkan siapa pelaku pembuangan bayi tersebut. Anggota masih di lapangan dengan dipimpin Kanitreskrim untuk menyelidiki kasusnya,” terang mantan Kapolsek Gedangan ini.
Untuk mengungkap siapa pelakunya, lanjut Kapolsek, polisi kini sedang mendata warga sekitar yang diketahui hamil dan baru melahirkan. “Termasuk kami juga mencari data pada bidan di sekitar lokasi,” paparnya.(agp)

Editor : Agung Priyo
Penulis : Redaksi

  Berita Lainnya





Loading...