Masjid Baitul Muhajirin Pakis Tetap Gelar Salat Jumat

Sabtu, 30 Mei 2020

  Mengikuti :


Masjid Baitul Muhajirin Pakis Tetap Gelar Salat Jumat

Jumat, 03 Apr 2020, Dibaca : 1050 Kali

MALANG - Meski banyak Masjid yang sudah meniadakan salat Jumat seiring dengan merebaknya virus Corona, namun tidak dengan Masjid Baitul Muhajirin. Jumat (3/4) , Masjid yang berada di RW09 Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang,  tetap menggelar kegiatan salat Jumat.


“Kami tetap menggelar salat Jumat mengingat kondisi di Malang ini masih cukup aman,” kata Ketua Takmir Masjid Baitul Muhajirin H. A  Mun’im.
Namun demikian, Mun’im mengimbau kepada warga bahwa yang bolej datang salat Jumat adalah jamaah dewasa. Sedangkan untuk jamaah anak-anak tidak boleh. Selain itu jamaah yang sedang sakit seperti batuk, pilek atau demam juga dilarang datang.
“Kami juga atur shafnya berjarak, seperti imbauan dari pemerintah,” katanya.


Tidak itu saja, Takmir Masjid juga menyediakan air beserta sabun untuk cuci tangan, saat jamaah baru datang maupun saat hendak pulang. “Untuk protokol kesehatan kami betul-betul taati, juga mengimbau warga untuk tidak bersalaman, cukup menyapa atau dengan tanda lain, tapi tidak berjabat tangan,” tambahnya.


Mun’im mengatakan, selama ini warga cukup paham dengan protokol kesehatan. Dan semuanya saling menghormati. “Sebetulnya kami juga imbau warga untuk menggunakan masker demi menjaga kesehatan,” tuturnya.


Selain itu, sebelum dilakukan kegiatan salat Jumat, terlebih dahulu dilakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh ruangan Masjid, dengan harapan tidak ada virus di lingkungan Masjid.
“Kegiatan salat berjamaah tetap kami gelar. Kegiatan pengajian yang biasanya digelar seminggu sekali ditiadakan sampai kondisi kembali normal," urainya.


Sementara Pantauan Malang Post, pelaksanaan salat Jumat di Masjid Baitul Muhajirin berlangsung khidmat. Jamaah yang datang langsung menempati shaf yang sudah diberi tanda. Mereka juga sangat tertib, termasuk saat sesi khotbah.  


Imam Muslimin salah satu jamaah mengatakan, memilih tetap melaksanakan salat Jumat lantaran wajib bagi kaum laki-laki.
Bukan dirinya tak mematuhi imbauan pemerintah. Tapi dia yakin semua (jamaah) mematuhi prosedur, dan pelaksanaan salat Jumat juga mengedepankan protokol kesehatan. "Semoga kita semua bebas dari virus. Karena selain  berhati-hati berdoa kepada Allah SWT juga sangat penting,” tandasnya.(ira/agp)

Editor : Agung Priyo
Penulis : Ira Ravika