Masih Superior

Selasa, 22 Oktober 2019

  Follow Us

Rabu, 02 Okt 2019, dibaca : 1491 , bagus, stenly

MALANG – Arema FC masih superior di kandang. Usai melumat PSS Sleman dengan skor 4-0, tim Singo Edan kembali menang ketika bermain di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Rabu (2/10) malam. PSM Makassar ditaklukkan dua gol tanpa balas, melalui gol yang diciptakan oleh Sylvano Comvalius di menit 64’ dan Muhammad Rafli pada menit 72’.
Kemenangan Arema, ditandai dengan comeback-nya Dedik Setiawan usai absen selama dua bulan. Dedik bahkan memberikan assist untuk Comvalius, yang beberapa pekan sebelumnya mandul. Sedangkan Rafli, yang selama ini merupakan roomates Dedik ketika away, langsung mencetak gol hanya semenit setelah dia masuk lapangan menggantikan kompatriotnya.
Pertandingan Rabu malam diiringi dengan hujan deras yang mengguyur Stadion Kanjuruhan. Hal tersebut berpengaruh pada aliran bola di lapangan. Bola bergulir lebih pelan, sehingga permainan kedua tim tidak berkembang. Baik Arema maupun PSM bermain dalam tempo lambat.
PSM justru memiliki peluang lebih dulu, ketika striker M. Rahmat berhasil unggul dalam adu cepat dengan kapten tim Hamka Hamzah. Pemain bernomor punggung 11 itu berhasil membuka peluang, namun bisa digagalkan oleh Kurniawan Kartika Aji.
Arema perlahan mulai membalas melakukan serangan. Ridwan Tawainella, Rifaldi Bawuoh hingga Dedik Setiawan melakukan tembakan ke arah gawang Rivki Mokodompit. Sayang, upaya mereka tidak menemui sasaran. Sampai berakhirnya pertandingan, upaya kedua tim masih gagal dan skor masih sama kuat, 0-0.
Di babak kedua, Arema mengubah taktik. Arema berusaha tampil lebih agresif, ketika kondisi lapangan juga sudah mulai kering usai hujan reda. Hingga akhrinya gol dari Comvalius tercipta usai menerima sundulan dari Dedik. Tak berselang lama, Dedik ditarik dan digantikan Rafli yang akhirnya membuat gol kedua.
Upaya PSM kian berat, karena mereka harus bermain 10 orang setelah Hasim Kipuw mendapatkan kartu kuning kedua. Sementara, Arema melakukan pergantian dengan menarik Rifaldi, menggantikan dengan Riky Kayame dan terus menekan PSM. Arema akhirnya menang dengan skor 2-0 dalam laga kemarin.
“Ini laga yang berat di musim ini. Kami juga akhirnya bisa mengalalahkan PSM setelah dua tahun,” ujar Pelatih Arema, Milomir Seslija.
Ia mengatakan, timnya bisa memberikan hasil terbaik berkat kerja keras para pemain. Misalnya Rifaldi, yang sekalipun tidak mencetak gol, namun mengacak-acak pertahanan Tim Juku Eja.
“Arema mampu berikan hasil terbaik, melawan tim yang juga bermain baik malam ini,” bebernya.
Menurut dia, timnya mampu memainkan taktik dengan baik, termasuk menyesuaikan gaya bermain lawan. PSM sendiri tampil dengan formasi tidak biasa, mengusung strategi 3-4-3 yang sempat menguasai permainan di babak pertama.
“Di babak kedua Arema bermain lebih baik,” tegas dia.
Ia pun senang dengan hasil kemarin. Selain dua kemenangan beruntun, Arema juga tidak kebobolan. Selain itu, Arema menempel ketat papan atas, dengan koleksi 33 poin darin 20 pertandingan dan nangkring di peringkat empat klasemen sementara.
Sementara itu, Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic memberikan ucapan selamat atas tiga poin yang diraih Arema. Mereka mengakui kekalahan Arema, dan siap menunggu Singo Edan di Makassar di laga tunda, 16 Oktober mendatang.
“Selamat atas tiga poin Arema. Selamat untuk mereka, dan pelatihnya Milomir Seslija,” tutur dia.
Menurutnya, timnya sejatinya sudah tampil bagus, kemarin. Babak pertama PSM tampil mendominasi dan mengontrol pertandingan. Sayangnya, mereka tidak bisa memanfaatkan peluang emas dan harus membayar mahal di babak kedua.
“Kami melewatkan beberapa peluang yang 100 persen menjadi gol. Kami harus membayarnya di babak kedua dengan dua kali kebobolan dari Arema. Arema beruntung membawa hasil 2-0 saat ke ruang ganti dan kami harus kalah,” tandasnya.(ley/ary)



Senin, 21 Okt 2019

Arema FC Harusnya Bisa Menang

Kamis, 17 Okt 2019

Hasil Di Luar Dugaan

Kamis, 17 Okt 2019

Kehilangan Fokus

Loading...