MalangPost - Masa Transisi, JTP Kembali Ajak Netizen Virtual Trip

Senin, 06 Juli 2020

  Mengikuti :


Masa Transisi, JTP Kembali Ajak Netizen Virtual Trip

Selasa, 02 Jun 2020, Dibaca : 2772 Kali

BATU - Memasuki masa transisi new normal Jatim Timur Park (JTP) kembali menggelar virtual trip Senin (1/6) . Sebelumnya virtual trip digelar di Museum Angkut kali ini JTP explore Savanah Kampung Afrika.
Marketing Executive Jatimpark Grup, Yokka Rhismadora, liburan virtual yang digelar untuk memberikan hiburan dan edukasi bagi netizen. Mengingat selama pandemi Covid-19 JTP Group masih menutup seluruh tempat wisatanya, meski  diberlakukan new normal.
"Hari ini virtual tripnya kami explore Savanah Kampung Afrika. Kami mulai dengan area Savanah, disitu kita melihat Zebra, Oryx, Antellop, Waterbuck dan banyak lagi," ujar Yoka kepada Malang Post.


Lebih lajut, setelah mengorek beberapa exhibit diatas dilanjutkan ke area gajah. Ada hajah bernama Andalas, Anis, Nazumi, Tira, Lili dan Dumbo gajah paling kecil.
"Kami mengajak nitizen juga berinteraksi dengan keluarga mereka mulai memberikan makan, enrichment, hingga main bola," terang host virtual trip ini.


Lalu untuk acara puncaknya ke kandang Tapir. Di tempat itu menjadi destinasi terakhir karena merayakan ulang tahun Sila. Tapir lahir bersamaan dengan hari Pancasila hari ini.
"Sila ini berumur 2 tahun. Dulu kita beri nama Sila karena memang lahirnya bertepatan dengan hari pancasila. Kita kasih dia tumpeng buah dan sayur-sayuran," ceritanya.
Di area tapir ini, seperti biasa JTP juga mengadakan giveaway dan mengajak beberapa peserta virtual trip untuk join live. Tujuannya biar mereka bisa langsung mengucapkan selamat ulang tahun ke Sila.


Sementara itu, Marketing and Public Relation Manager Jatim Park Group Titik S Ariyanto menambahkan saat ini pihaknya masih belum kembali mengoperasionalkan seluruh wahana yang ada di JTP. Lebih tepatnya masih mempersiapkan SOP setiap wahana yang dimiliki JTP.
"Kami belum bisa memastikan kapan mulai beroperasional. Pasalnya kami masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan pimpinan. Karena setiap wahana protokol kesehatan akan berbeda," terangnya.


Wali Kota Batu, Dra. Dewanti Rumpoko M.Si juga menyampaikan bahwa sesuai Perwali Nomor 56 Tahun 2020 tentang Masa Transisi, pihaknya memperbolehkan tempat wisata buka. Namun hanya bagi mereka yang siap sarpras, SDM, dan segalanya.
"Untuk tempat wisata boleh buka. Asalkan sudah siap. Tetapi terus terang belum ada tempat wistaa yang siap baik dari sarpras dan SDM," bebernya.


Sesuai Perwali, tempat wisata wajib menyediakan cuci tangan, thermal gun, edukasi bagi karyawan, hingga pembatasan pengunjung hingga 50 persen.
"Satu-satu yang buka. Misal Selecta buka, harus lapor dulu ke Disparta terkait kesiapan. Kemudian nantinya Disparta akan turun lapangan mengecek kesiapan dan kemudian mendapat rekomendasi untuk buka," pungkasnya. (eri/feb)

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Kerisdiyanto