Maling Kotak Amal Turen, Ternyata Pelaku Curanmor

Jumat, 18 Oktober 2019

Kamis, 10 Okt 2019, dibaca : 555 , halim, agung

MALANG - Ngatiri, 33, spesialis pencuri kotak amal di Masjid dan Musala ternyata terlibat kasus kejahatan lain. Hasil penyidikan Unit Reskrim Polsek Turen, warga Jalan Alpukat Dusun Betek Desa Sananrejo Turen ini, juga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
"Hasil pengembangan kasus, tersangka Ngatiri ini ternyata juga pernah melakukan pencurian motor di wilayah Desa Pagedangan, Turen," ujar Kanitreskrim Polsek Turen, Iptu Soleh Mashudi.
Menurutnya, aksi pencurian sepeda motor dilakukan pada pertengahan bulan Juli lalu. Tersangka Ngatiri mencuri motor di area persawahan. Motor yang diketahui milik warga Desa Pagedangan ini, dicuri ketika diparkir di pinggir sawah.
"Motornya sempat dibawa kabur. Namun karena saat itu ketahuan pemiliknya dan diteriaki maling, akhirnya motor dibuang dan tersangka memilih kabur," tutur mantan Kanitreskrim Polsek Dampit ini.
Selain itu, lanjut mantan Kasubag Humas Polres Malang ini, aksi pencurian kotak amal yang dilakukan tersangka Ngatiri juga berkembang. Dari sebelumnya hanya lima TKP, mengembang menjadi sembilan TKP pencurian kotak amal.
Enam pencurian kotak amal di lakukan di Masjid dan Musala di wilayah Desa Pagedangan. Sedangkan tiga lainnya mencuri di wilayah Desa Sananrejo, Kecamatan Turen.
"Kemungkinan jumlah TKP masih akan bertambah lagi. Karenanya saat ini kami juga masih mendalami dan terus mengembangkan kasusnya. Termasuk mengeler tersangka ke TKP pencurian yang dilakukannya," tegasnya.
Sebelumnya, spesialis maling kotak amal ini diringkus petugas di rumahnya. Barang buktinya, polisi mengamankan dua buah kotak amal. Yakni kotak amal di Masjid Al-Falah dan Musala Nurul Iman, Desa Pagedangan, Turen.(agp/lim)



Loading...